Timnas Indonesia Tak Cuma Incar Kemenangan dari Kamboja, Ini Target Hakiki John Herdman di Piala AFF 2026
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan laga menghadapi Kamboja pada pertandingan pembuka Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF bukan sekadar perburuan tiga poin. Juru taktik asal Inggris itu ingin menjadikan pertandingan tersebut sebagai awal terbentuknya identitas baru permainan skuad Garuda.
Timnas Indonesia dijadwalkan mengawali perjalanan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7/2026) pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini menjadi turnamen resmi kedua Herdman sejak dipercaya menangani skuad Merah Putih.
Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, Herdman menilai timnya belum berada pada fase yang sepenuhnya matang. Menurutnya, proses membangun karakter permainan membutuhkan waktu sehingga setiap pertandingan harus dimanfaatkan sebagai bagian dari perkembangan tim.
Karena itu, pelatih berusia 51 tahun tersebut meminta seluruh pemain tetap fokus pada proses yang sedang dijalani. Ia ingin Timnas Indonesia terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya tanpa kehilangan arah yang telah dirancang sejak awal.
"Yang paling penting pada tahap ini adalah kami harus fokus pada diri sendiri. Kami harus percaya pada langkah-langkah yang telah kami lakukan," ujar Herdman dalam konferensi pers pralaga, Minggu (26/7/2026).
Herdman menjelaskan pemusatan latihan di Bali menjadi fondasi awal dalam membangun filosofi permainan Timnas Indonesia. Selama masa persiapan tersebut, tim pelatih berupaya memperkuat koneksi antarpemain sekaligus meningkatkan chemistry di dalam maupun luar lapangan.
Menurutnya, pertandingan melawan Kamboja akan menjadi kesempatan pertama untuk melihat sejauh mana perkembangan yang telah dibangun selama latihan. Ia optimistis timnya akan menunjukkan kemajuan meski masih berada dalam tahap pembentukan.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
"Besok adalah pertandingan kedua kami bersama. Fokus kami adalah menjadi lebih kuat bersama dan mengambil langkah pertama," kata Herdman.
"Saya berharap ini menjadi langkah pertama dari banyak langkah berikutnya," tambahnya.
Meski menaruh perhatian besar terhadap perkembangan timnya sendiri, Herdman memastikan Indonesia tetap melakukan persiapan menghadapi kekuatan lawan. Ia mengaku telah mempelajari permainan Kamboja, termasuk saat menghadapi Singapura.
Dari hasil pengamatannya, Herdman menilai Kamboja merupakan tim yang memiliki organisasi permainan yang rapi serta disiplin tinggi. Karena itu, ia meminta para pemain Timnas Indonesia tidak menganggap remeh calon lawannya tersebut.
"Kamboja adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit. Namun, fokus kami tetap pada Timnas Indonesia, identitas permainan kami, koneksi, chemistry, dan semangat tim," katanya.
Herdman juga menegaskan bahwa pembangunan tim tidak bisa dilakukan secara instan. Ia ingin setiap langkah yang diambil tetap mempertimbangkan kondisi fisik pemain, terutama karena turnamen berlangsung saat sebagian besar pemain baru menjalani masa pramusim bersama klub masing-masing.
Menurutnya, menjaga kebugaran pemain menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia. Ia tidak ingin mengejar hasil sesaat dengan mengorbankan kondisi para pemain yang nantinya masih harus membela klub mereka.
"Ini adalah proses, langkah demi langkah. Kami ingin menang, tetapi bukan dengan mengorbankan keamanan dan keselamatan pemain. Kami juga harus menghormati klub yang telah melepas para pemain," ucap mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.
Sementara itu, kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, memastikan seluruh pemain telah menjalani persiapan dengan maksimal selama pemusatan latihan di Bali. Ia menyebut setiap aspek permainan sudah dibahas bersama tim pelatih sehingga skuad Garuda siap menjalani pertandingan pembuka.
Nadeo menyadari laga pertama di turnamen selalu menghadirkan tantangan tersendiri. Namun, ia menegaskan Timnas Indonesia akan tetap berpegang pada identitas permainan yang sedang dibangun di bawah arahan John Herdman demi membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil positif.
"Kami sudah membahas semuanya bersama Coach John. Pertandingan pertama pasti tidak mudah, tetapi kami fokus pada identitas permainan kami sendiri dan siap 100 persen menghadapi Kamboja," pungkas Nadeo.
(igp)
Load more