Nasib Maarten Paes di Ajax Terancam? Raksasa Belanda Resmi Datangkan Marc-Andre ter Stegen, Kiper Timnas Indonesia Makin Sulit Dapat Menit Bermain
- Ajax
Jakarta, tvOnenews.com - Ajax terus berbenah sepanjang persiapan musim baru 2026-2027. Termasuk mendatangkan kiper baru yang bisa menjadi ancaman bagi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Ajax resmi mengamankan jasa kiper senior Jerman, Marc-Andre ter Stegen, dengan status pinjaman selama satu musim dari Barcelona yang diperkenalkan pada Selasa (4/8/2026).
Kehadiran salah satu penjaga gawang terbaik Eropa tersebut langsung memunculkan pertanyaan besar mengenai persaingan di bawah mistar Ajax, termasuk nasib kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang sebelumnya digadang-gadang berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak musim ini.
Ajax mengumumkan bahwa kesepakatan transfer telah tercapai bersama Barcelona dan Marc-Andre ter Stegen.
Penjaga gawang berusia 34 tahun itu datang dengan segudang pengalaman setelah mencatatkan lebih dari 420 penampilan bersama Blaugrana serta memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions dan tujuh trofi La Liga.
Direktur Teknik Ajax, Jordi Cruijff, menyebut perekrutan Ter Stegen memang sudah dipersiapkan sejak lama karena kualitas sang pemain dianggap mampu meningkatkan level tim secara instan.
"Marc memiliki rekam jejak yang luar biasa dan kualitasnya sudah diakui secara luas. Dia akan langsung menjadi tambahan penting bagi skuad kami," kata Jordi Cruijff dikutip dari laman resmi Ajax, Selasa (4/8/2026).
"Marc dan saya sudah saling mengenal dengan baik. Kami telah bekerja cukup lama untuk membawanya ke sini, jadi kami sangat senang dia akhirnya menandatangani kontrak dan bisa segera bergabung," ujar Jordi Cruijff.
Kedatangan Marc-Andre ter Stegen praktis membuat persaingan di posisi penjaga gawang Ajax semakin ketat. Sebelum transfer ini, Maarten Paes menjadi salah satu nama yang mendapat sorotan setelah dipercaya memperkuat Timnas Indonesia dan tampil konsisten dalam beberapa kesempatan.
Bagi Maarten Paes, situasi tersebut tentu menjadi tantangan baru. Meski memiliki kualitas yang mumpuni, kehadiran kiper dengan pengalaman lebih dari satu dekade di level elite Eropa membuat peluang untuk menjadi pilihan utama semakin berat.
Marc-Andre ter Stegen bukan sosok sembarangan. Sejak bergabung dengan Barcelona pada 2014, ia berkembang menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Dalam 293 pertandingan La Liga sejak musim 2015/2016, ia mencatatkan 128 clean sheet atau persentase nirbobol mencapai 43,7 persen, sebuah statistik yang hanya kalah dari Ederson dan Jan Oblak di lima liga top Eropa.
Keunggulan lainnya adalah kemampuan distribusi bola. Ter Stegen memiliki akurasi umpan rata-rata mencapai 84,3 persen selama berkiprah di kompetisi kasta tertinggi Spanyol, menjadikannya salah satu kiper dengan kemampuan membangun serangan terbaik di Eropa.
Kualitas tersebut sejalan dengan filosofi permainan Ajax yang mengutamakan penguasaan bola sejak dari lini belakang. Tak heran jika pelatih Míchel Sánchez, yang pernah bekerja sama dengan Ter Stegen di Girona, menyambut positif reuni mereka di Amsterdam.
Di sisi lain, situasi ini juga menarik perhatian publik Indonesia. Maarten Paes yang kini menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia harus bekerja lebih keras apabila ingin mendapatkan tempat di skuad utama Ajax.
Persaingan dengan kiper berkelas dunia seperti Ter Stegen bisa menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Paes untuk terus meningkatkan kualitas permainannya.
Load more