Media Vietnam Sindir Naturalisasi Timnas Indonesia
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam kembali menyoroti Timnas Indonesia setelah kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026. Kali ini, perhatian media tersebut tertuju pada proyek naturalisasi yang dijalankan skuad Garuda.
Indonesia takluk 0-3 dari Vietnam dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada 3 Agustus 2026. Hasil itu sekaligus mengakhiri catatan positif Garuda atas Vietnam setelah sebelumnya menang 3-0 pada pertemuan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi, Maret 2024.
Dalam ulasannya, media Vietnam, The Thao 247, membandingkan komposisi pemain Indonesia pada dua pertandingan tersebut. Mereka menilai jumlah pemain naturalisasi yang lebih banyak pada Piala AFF 2026 tidak berbanding lurus dengan hasil yang diraih tim asuhan John Herdman.
"Setelah sebelumnya mengalahkan Vietnam 3-0 di kualifikasi Piala Dunia 2026 hanya dengan enam pemain naturalisasi, Indonesia kali ini memiliki skuad yang jauh lebih kuat. Namun, skuad Garuda tetap tak berdaya di kandang sendiri melawan penampilan meyakinkan tim asuhan pelatih Kim Sang Sik," tulis The Thao 247.
Media tersebut juga menyebut hasil pertandingan di Pakansari menghadirkan sebuah ironi. Menurut mereka, penambahan jumlah pemain keturunan dalam skuad Indonesia tidak mampu mencegah kekalahan telak dari Vietnam.
"Menyusul kekalahan 0-3 mereka di Stadion Pakansari melawan Vietnam di Grup A Piala AFF 2026, media Indonesia tak bisa tidak memperhatikan sebuah paradoks yang menarik perhatian. Meskipun memiliki 11 pemain keturunan asing dalam daftar skuad mereka, skuad Garuda menderita kekalahan telak melawan lawan yang sebelumnya mereka kalahkan 3-0 di kualifikasi Piala Dunia 2026," lanjut laporan tersebut.
Pada pertandingan itu, Indonesia memang membawa 11 pemain naturalisasi atau keturunan ke dalam daftar skuad. Mereka adalah Jordi Amat, Shayne Pattynama, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Tim Geypens, Jens Raven, Mitchell Baker, dan Sandy Walsh.
Dari keseluruhan nama tersebut, tujuh pemain tampil sejak menit awal, dua pemain masuk sebagai pengganti, sedangkan Sandy Walsh tidak diturunkan. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan saat Indonesia mengalahkan Vietnam 3-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang hanya diperkuat enam pemain naturalisasi.
"Dalam pertandingan tanggal 3 Agustus, Indonesia menurunkan 11 pemain naturalisasi dan pemain asing, termasuk Jordi Amat, Shayne Pattynama, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Tim Geypens, Jens Raven, Mitchell Baker, dan Sandy Walsh. Dari jumlah tersebut, 7 pemain menjadi starter, 2 pemain cadangan, dan hanya Sandy Walsh yang tidak bermain. Namun, perbedaan antara dua pertemuan dengan Vietnam terletak pada hasilnya, meskipun Indonesia memiliki skuad naturalisasi yang jauh lebih besar," tulis The Thao 247.
Selain menyoroti komposisi pemain, The Thao 247 turut mengulas penampilan Thom Haye dan Mitchell Baker. Keduanya datang ke pertandingan dengan catatan individu yang menonjol sepanjang turnamen, tetapi dinilai gagal memberi pengaruh saat menghadapi pertahanan Vietnam.
"Dua pemain yang paling dinantikan, Thom Haye dan Mitchell Baker, sama-sama gagal membuat perbedaan. Haye memimpin daftar assist di Piala AFF 2026 dengan 3 assist, sementara Baker, yang dipuji media sebagai 'pembunuh' dan 'penyerang super,' memiliki tinggi 1,96m dan juga memimpin perlombaan Sepatu Emas dengan 4 gol. Namun, keduanya benar-benar bungkam melawan pertahanan solid tim Vietnam," tulis media tersebut.
Meski demikian, perbandingan kedua pertandingan tersebut tidak dapat dilepaskan dari situasi yang berbeda. Piala AFF tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub tidak berkewajiban melepas seluruh pemain yang berkarier di luar negeri.
Kondisi itu membuat Indonesia tidak diperkuat sejumlah pemain utama, seperti Maarten Paes, Emil Audero, Elkan Baggott, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Miliano Jonathans, Adrian Wibowo, dan Ole Romeny. Absennya sejumlah nama tersebut membuat kekuatan Indonesia berbeda dibandingkan saat menghadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Vietnam juga tampil dengan komposisi pemain yang tidak sama. Tim besutan Kim Sang Sik kini diperkuat beberapa pemain naturalisasi, antara lain Nguyen Xuan Son, Do Hoang Hen, Nguyen Tai Loc, Dang Van Lam, dan Le Giang Patrik yang dinilai turut meningkatkan daya saing tim.
The Thao 247 menilai perubahan materi pemain di kedua tim, ditambah pergantian pelatih, menjadi faktor yang memengaruhi hasil pertemuan kali ini. Vietnam dinilai mampu tampil lebih efektif sepanjang pertandingan, sedangkan Indonesia gagal mengulangi performa impresif yang pernah mengantarkan mereka menang telak di Hanoi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. (dwi)
Load more