Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Indonesia sendiri telah mengenal konsep kewarganegaraan ganda terbatas dalam kondisi tertentu. UU Nomor 12 Tahun 2006 memberikan status tersebut kepada anak dengan kondisi tertentu sebelum mereka diwajibkan memilih kewarganegaraan.
Karena itu, wacana yang disampaikan Prabowo memiliki perbedaan penting. Pemerintah membuka kemungkinan memperluas konsep tersebut kepada talenta tertentu, termasuk pesepak bola profesional.
Bagi Timnas Indonesia, kebijakan ini pada akhirnya bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, Garuda berpotensi mendapatkan akses kepada lebih banyak pemain berkualitas dari diaspora.
Namun, PSSI harus memastikan kebijakan tersebut tidak mengorbankan pembinaan pemain lokal. Keseimbangan antara talenta diaspora dan pemain hasil pembinaan nasional akan menjadi kunci.
Jika dirancang dengan tepat, kewarganegaraan ganda dapat menjadi jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan talenta sepak bola di berbagai negara. Keberhasilannya tentu tidak hanya diukur dari jumlah pemain keturunan yang membela Garuda.
Fondasi utama tetap berada pada kualitas pembinaan, kompetisi domestik, scouting, pengembangan usia muda, serta kemampuan PSSI mengintegrasikan pemain diaspora dan lokal. Dengan begitu, kewarganegaraan ganda menjadi tambahan kekuatan, bukan satu-satunya jalan meningkatkan prestasi Timnas Indonesia.
(igp)
Load more