News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia U-20 Terancam Gagal Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Nova Arianto Hadapi Dilema Jelang Lawan Laos

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, dihadapkan pada keputusan pelik dalam perjuangan menuju Piala Asia U-20 2027. Ia harus berhitung matang dalam menentukan komposisi pemain untuk dua pertandingan tersisa di Grup H.
Rabu, 2 September 2026 - 11:35 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U19 Nova Arianto.
Sumber :
  • Ahmida Yauzar

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, dihadapkan pada keputusan pelik dalam perjuangan menuju Piala Asia U-20 2027. Ia harus berhitung matang dalam menentukan komposisi pemain untuk dua pertandingan tersisa di Grup H.

‎Timnas Indonesia U-20 akan lebih dahulu berhadapan dengan Laos pada Kamis (3/9/2026). Setelah itu, Australia sudah menunggu Garuda Muda pada pertandingan terakhir fase grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dua laga tersebut menjadi sangat krusial setelah Timnas Indonesia U-20 gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan sebelumnya. Garuda Muda baru mengantongi satu poin setelah ditahan Malaysia.

‎Situasi tersebut membuat ruang melakukan kesalahan semakin sempit bagi pasukan Nova Arianto. Kemenangan atas Laos praktis menjadi target penting untuk menjaga peluang melangkah ke putaran final.

‎Tambahan tiga angka akan membuat Timnas Indonesia U-20 mengoleksi empat poin. Namun, Nova tidak hanya harus memikirkan bagaimana caranya mengalahkan tuan rumah.

‎Pertandingan kontra Australia yang menunggu setelahnya membuat pengelolaan kekuatan menjadi persoalan tersendiri. Nova harus menentukan apakah seluruh pemain terbaik langsung diturunkan menghadapi Laos atau beberapa di antaranya disiapkan dalam kondisi lebih segar untuk laga terakhir.

‎Pelatih berusia 46 tahun itu juga tidak memandang Laos sebagai lawan yang bisa dilewati begitu saja. Status tuan rumah ditambah karakter permainan mereka menjadi perhatian khusus bagi tim pelatih Garuda Muda.

‎"Persiapan laga selanjutnya, kita sudah melihat Laos ya. Laos sebagai tuan rumah mempunyai daya juang yang sangat baik dari sisi kecepatan, dari kemauan, daya juang yang sangat baik. Itu menjadi catatan kami," ujar Nova.

‎Kualitas yang diperlihatkan Laos membuat Nova harus berhati-hati jika ingin melakukan rotasi. Di sisi lain, memainkan seluruh kekuatan utama juga mempunyai konsekuensi menjelang duel yang berpotensi menjadi penentu kontra Australia.

‎Persoalan semakin rumit karena regulasi kelolosan membuat setiap hasil dan perolehan poin menjadi sangat penting. Timnas Indonesia U-20 tidak hanya harus mengejar posisi pertama, tetapi juga memperhitungkan kemungkinan bersaing melalui jalur runner-up terbaik.

‎Situasi itulah yang membuat pemilihan sebelas pemain pertama tidak sekadar mempertimbangkan kekuatan lawan. Nova bersama stafnya juga harus membaca kebutuhan tim hingga pertandingan terakhir fase grup.

‎"Tapi memang dalam hal ini kita harus berhitung tentang siapa pemain yang akan bermain," kata Nova. 

‎"Karena kita tahu hanya juara grup tujuan yang terbaik, termasuk point dengan tim terakhir yang di bawah yang tidak dihitung. Itu menjadi perhatian kami dalam kami menentukan pemain yang akan tampil," tambahnya. 

‎Dilema tersebut secara terbuka diakui mantan pemain Persib Bandung itu. Sampai menjelang pertandingan, Nova masih melihat situasi sebelum menentukan pendekatan terbaik untuk dua laga tersisa.

‎Satu pilihannya adalah mengambil risiko dengan mengerahkan kekuatan maksimal ketika berhadapan dengan Laos. Pilihan lainnya adalah mengatur tenaga sejumlah pemain penting agar berada dalam kondisi terbaik menghadapi Australia.

‎"Karena apakah kita akan mengambil di saat melawan Laos atau kita persiapkan pemain untuk menghadapi Australia. Sehingga kita masih melihat situasinya dan semoga apapun yang kita persiapkan bisa membuat kita lolos melawan Laos," ucap Nova.

‎Terlepas dari pilihan tersebut, kemenangan atas Laos akan memberikan napas panjang kepada Timnas Indonesia U-20. Garuda Muda setidaknya bisa memasuki pertandingan terakhir dengan peluang lolos yang tetap berada di tangan sendiri.

‎Skenario paling ideal tentu memenangkan dua pertandingan tersisa. Jika mampu menaklukkan Laos dan Australia, Timnas Indonesia U-20 akan menutup fase grup dengan tujuh poin.

‎Koleksi tersebut membuat peluang Garuda Muda mendapatkan tiket Piala Asia U-20 2027 menjadi sangat besar. Indonesia dapat mengejar status juara Grup H ataupun masuk melalui persaingan runner-up terbaik.

‎Skenario lain masih tersedia apabila Indonesia mengalahkan Laos kemudian bermain imbang kontra Australia. Garuda Muda akan mengoleksi lima poin dan tetap mempunyai kesempatan berada di posisi dua besar.

‎Persoalan menjadi jauh lebih rumit apabila Indonesia hanya mendapatkan tiga angka dari Laos kemudian tumbang dari Australia. Koleksi empat poin membuat nasib Garuda Muda ikut bergantung pada hasil pertandingan lain.

‎Performa Malaysia akan ikut memengaruhi persaingan di Grup H. Jika akhirnya harus mengejar jalur peringkat kedua terbaik, Indonesia juga perlu membandingkan catatannya dengan runner-up dari grup lainnya.

‎Selisih gol karena itu dapat mempunyai peran penting dalam perjalanan Garuda Muda. Kemenangan dengan margin besar atas Laos bisa memberikan keuntungan tambahan apabila persaingan tiket harus ditentukan melalui parameter tersebut.

‎Regulasi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menyediakan tiket otomatis kepada delapan tim yang menjadi juara grup. Sementara itu, tujuh runner-up terbaik juga berhak melanjutkan perjalanan ke putaran final.

‎Artinya, hanya satu tim peringkat kedua dari delapan grup yang pada akhirnya gagal mendapatkan tiket. China sudah memastikan tempat tanpa melalui kualifikasi karena berstatus sebagai tuan rumah.

‎Sebanyak 16 negara nantinya akan bertarung pada putaran final Piala Asia U-20 2027. Sebelum memikirkan persaingan tersebut, Nova dan Timnas Indonesia U-20 kini harus terlebih dahulu menemukan formula terbaik untuk melewati ujian krusial menghadapi Laos.

‎(igp/rda)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bintang/Sofyan Menang Telak di Laga Perdana AVC Beach Continental 2026, Berpeluang Jadi Juara Grup

Bintang/Sofyan Menang Telak di Laga Perdana AVC Beach Continental 2026, Berpeluang Jadi Juara Grup

Pasangan voli pantai Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman mengawali perjuangannya dengan meraih kemenangan di AVC Beach Continental 2026. Tampil di Shangluo, China, Rabu (2/9/2026)
Tak Lagi Jadi Lawan, Megawati Hangestri Ungkap Pengalaman Awal Gabung Hyundai Hillstate hingga Media Korea Terpukau

Tak Lagi Jadi Lawan, Megawati Hangestri Ungkap Pengalaman Awal Gabung Hyundai Hillstate hingga Media Korea Terpukau

Megawati Hangestri mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya di Hyundai Hillstate setelah meninggalkan Red Sparks. Meski sempat merasa canggung, ngaku siap.
Habib Bahar bin Smith Akui Sempat Teleponan dengan Hercules: Ormas GRIB Tak Mengaku

Habib Bahar bin Smith Akui Sempat Teleponan dengan Hercules: Ormas GRIB Tak Mengaku

Pendakwah Habib Bahar bin Smith membenarkan pernyataan Hercules bahwa keduanya saling teleponan untuk membahas peristiwa setelah demo 27 Agustus di Pejompongan.
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Wagub: Semua Pihak Fokus Tangani Dugaan Keracunan di Sidoarjo

Wagub: Semua Pihak Fokus Tangani Dugaan Keracunan di Sidoarjo

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa saat ini seluruh pihak memprioritaskan penanganan korban dugaan keracunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam, Sidoarjo, Selasa.
Danijel Loncar Ungkap Alasan Sebenarnya Terima Pinangan Persib Bandung, Ternyata Ada Andil Dua Pemain Asing

Danijel Loncar Ungkap Alasan Sebenarnya Terima Pinangan Persib Bandung, Ternyata Ada Andil Dua Pemain Asing

Bek Persib Bandung, Danijel Loncar mengatakan tidak sulit menerima tawaran bergabung di awal musim 2026/2027. Proses negosiasi berjalan mulus hingga akhirnya resmi diumumkan sebagai pemain baru.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, sudah resmi bergabung dengan Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari Como. Hal ini bisa berdampak baik untuk skuad Garuda.
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Karier Makin Bersinar! 6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 3 September 2026

Karier Makin Bersinar! 6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Besok 3 September 2026

Ramalan zodiak karier besok 3 September 2026 mengungkap 6 zodiak yang diprediksi paling beruntung. Siapa yang bakal dapat peluang dan apresiasi?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT