Pujian Selangit Media Italia untuk Emil Audero, Tak Habis Pikir Sarung Tangannya Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi
- FIFA.com
Indonesia berada dalam posisi sulit karena hanya memiliki waktu terbatas untuk mencari gol penyeimbang. Namun, perjuangan skuad asuhan Herdman akhirnya membuahkan hasil.
Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat. Bek tersebut berhasil mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor kembali menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam situasi penuh tekanan tersebut, Audero kembali memegang peranan penting. Kiper kelahiran Indonesia tersebut mampu melakukan penyelamatan yang membuat peluang Garuda untuk memenangkan pertandingan semakin besar.
Salah satu eksekutor Thailand, Sarach Yooyen, gagal menjalankan tugasnya setelah bola hasil tendangannya membentur tiang. Indonesia kemudian mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menjaga eksekusi para penendangnya.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Audero akhirnya menjadi salah satu penentu kemenangan. Penyelamatannya terhadap eksekusi penalti Thailand memastikan Indonesia mampu melewati drama adu penalti dan mengangkat trofi Piala ASEAN untuk pertama kalinya.
Keberhasilan Audero juga menarik perhatian karena dirinya harus bersaing dengan Maarten Paes untuk posisi penjaga gawang utama Timnas Indonesia. Pada pertandingan final, Herdman akhirnya memilih Audero, sedangkan Paes harus memulai laga dari bangku cadangan.
Pilihan tersebut terbukti tepat setelah Audero tampil menentukan dalam adu penalti. Ia berhasil membantu Indonesia mengakhiri pertandingan dengan kemenangan sekaligus mengamankan sejarah baru bagi sepak bola nasional.
Bagi Indonesia, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting karena FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan gelar perdana Garuda di turnamen tersebut.
Sementara bagi Audero, final di Jakarta menjadi malam yang istimewa setelah dirinya tampil sebagai salah satu pahlawan kemenangan.
"Setelah babak penyisihan grup, Indonesia dan Thailand mendapatkan tempat di final yang spektakuler dan dramatis, yang pada akhirnya ditentukan oleh sarung tangan Emil Audero," kata media Italia itu.
Sorotan media Italia terhadap Audero pun menunjukkan betapa pentingnya kontribusi sang kiper dalam perjalanan Indonesia menuju gelar juara.
Bukan hanya karena tampil sebagai starter, tetapi juga karena keberaniannya menghadapi tekanan ketika seluruh keputusan pertandingan berada di titik penalti. (asl)
Load more