Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan, Mitchell Baker dan Joshua Baker, kini berpeluang mengikuti jejak sang kakak.
Mitchell lebih dahulu menjadi bagian dari Timnas Indonesia senior setelah menjalani proses naturalisasi. Penyerang tersebut bahkan mencuri perhatian dengan menjadi pencetak gol terbanyak Garuda dalam dua turnamen terakhir.
Dua ajang yang dimaksud adalah ASEAN Championship 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. Kontribusi Mitchell membuat namanya semakin dikenal oleh pendukung sepak bola Tanah Air.
Kini, perhatian mulai tertuju kepada sang adik, Joshua Baker. Pemain berusia 17 tahun itu berpeluang mengikuti langkah Mitchell untuk mengenakan seragam Merah Putih.
Joshua sebelumnya tercatat memiliki pengalaman bersama Timnas U-20 Hong Kong. Namun, peluangnya membela Indonesia mulai terbuka setelah mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan di China pada September 2026.
Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Nova Arianto, membenarkan bahwa Joshua menjadi salah satu pemain yang diberi kesempatan bergabung. Ia ingin melihat kemampuan sang pemain sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Nova menegaskan bahwa status pemain diaspora maupun lokal tidak menjadi penentu dalam proses seleksi. Menurutnya, setiap pemain harus membuktikan kualitas agar layak mendapatkan tempat di skuad Garuda.
Ia juga membuka kesempatan bagi pemain yang memiliki darah Indonesia untuk memperkuat tim nasional. Namun, kesempatan tersebut tetap harus diikuti dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Jika Joshua mampu memenuhi harapan tim pelatih, Baker bersaudara berpeluang memiliki cerita berbeda dari Tijjani dan Eliano Reijnders. Dua bersaudara keturunan Indonesia itu justru memperkuat tim nasional yang berbeda.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Tijjani Reijnders memilih membela Timnas Belanda, sedangkan adiknya, Eliano Reijnders, memperkuat Timnas Indonesia. Keduanya menjadi contoh pemain keturunan Indonesia yang memiliki perjalanan internasional berbeda.
Mitchell sendiri mengaku memiliki hubungan kompetitif dengan Joshua sejak lama. Persaingan tersebut tidak hanya terjadi di lapangan sepak bola, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
"Saya dan Josh selalu memiliki jiwa kompetitif, baik dalam sepak bola, urusan sekolah, maupun hampir dalam segala hal lainnya," ungkap Mitchell, dikutip dari Tribuna.
Ia juga menilai Joshua sebagai pemain yang memiliki bakat besar. Keduanya selama ini saling memberikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan masing-masing.
"Dia adalah pemain yang sangat berbakat, dan selama bertahun-tahun kami terus saling memotivasi untuk menjadi lebih baik," tambahnya.
Mitchell turut mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian sang adik bersama Hong Kong di level internasional kelompok umur. Meski saat ini berada di negara berbeda, keduanya belum pernah membahas kemungkinan untuk saling berhadapan.
"Kami belum benar-benar membahas kemungkinan untuk saling berhadapan saat membela tim nasional masing-masing. Tetapi jika itu terjadi, akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi keluarga kami," kata Mitchell.
"Untuk saat ini, kami berdua fokus untuk terus berkembang dan melihat sejauh mana kami bisa melangkah," lanjutnya.
Mitchell dan Joshua memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibu mereka, Maureen Baker. Kakek dan nenek dari pihak ibu menjadi asal-usul keturunan Indonesia yang dimiliki keduanya.
Mitchell telah resmi menjadi warga negara Indonesia sejak 13 Juli 2026 melalui proses naturalisasi. Sementara itu, status kewarganegaraan Indonesia Joshua hingga kini belum diketahui secara pasti.
Jika ingin mengikuti jejak sang kakak, Joshua perlu memenuhi persyaratan administrasi serta ketentuan perpindahan asosiasi sesuai regulasi FIFA. Kesempatan bermain bersama Timnas Indonesia juga akan bergantung pada penilaian Nova Arianto terhadap perkembangannya.
(sub)
Load more