GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Ada Euforia, Timnas U-17 Rayakan Kemenangan dengan Sujud Syukur

Indonesia meraih kemenangan lagi pada kualifikasi Piala Asia U-17. Para pemain Timnas U-17 bersujud syukur melepas rasa sedih saat tragedi menghimpit negeri.
Rabu, 5 Oktober 2022 - 23:59 WIB
Timnas U-17 ungkapkan rasa dengan berterima kasih kepada Tuhan.
Sumber :
  • tvonenews/bagas

Cibinong, Jawa Barat – Indonesia meraih kemenangan lagi pada kualifikasi Piala Asia U-17. Para pemain Timnas U-17 bersujud syukur melepas rasa sedih saat tragedi menghimpit negeri.

Tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia usia di bawah 17 tahun (U-17) masih dalam suasana duka saat memenangi pertandingan melawan Uni Emirat Arab pada Kualifikasi Piala AFC U-17 2023, Rabu (05/10/2022) malam. Timnas U-17 tetap mengenakan kain hitam di lengan saat beraksi di Pakansari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Timnas U-17 tetap berjuang dengan sungguh-sungguh. Pasukan arahan pelatih Bima Sakti dapat mengungguli Uni Emirat Arab dengan dua gol lebih dulu sebelum lawan membalas dengan jumlah sama. Indonesia kemudian berhasil menaklukkan tamu dari Teluk Persia dengan skor 3-2.

Indonesia menang dan mendapat tambahan 3 poin hingga mengumpulkan nilai 6 dari dua pertandingan. Timnas U-17 pun melompati UEA yang turut ke peringkat kedua.

Tapi tak ada kegembiraan berlebihan atau euforia. Para pemain merayakan kemenangan dengan bersujud syukur, tidak dengan ekspresi lain, karena masih berkabung atas insiden berdarah, Tragedi Kanjuruhan yang terjadi beberapa hari sebelum Timnas U-17 tanding.

"Selebrasi juga tadi seperlunya aja meskipun melawan tim yang kita anggap luar biasa. Kita gak perlu juga setelah gol, menari-nari, berjoged-joged, berdansa, di atas penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban insiden Kanjuruhan," kata pelatih Bima Sakti, di konferensi pers, Rabu (05/10/2022).

Beberapa pemain terlihat bersujud syukur setelah sukses memasukkan gol ke gawang lawan. Pemain bernomor punggung 10, Muhammad Nabil Asyura, malah terlihat mengacungkan kedua jari telunjuknya ke atas, sebagai isyarat doa untuk para korban suporter tewas dalam Tragedi Kanjuruhan.

Perayaan kemenangan yang tidak berlebihan merupakan lanjutan dari gestur pada pertandingan pertama Timnas Indonesia U-17 saat melawan Guam pada Senin, 03 Oktober 2022. Pelatih Bima menjelaskan cara pemain sebagai bentuk penghargaan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terima Kasih kepada Tuhan

Bima Sakti pun sepakat pertandingan berlangsung tanpa penonton sebagai bentuk penghormatan juga kepada korban yang meninggal dunia dan luka-lukan. Pelatih yang pernah tinggal di Malang berharap kejadian mengerikan tidak terulang lagi pada masa depan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT