GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Timnas U-17 Tidak Pakai Baju Hitam Meski Dukacita atas Tragedi Kanjuruhan

Timnas U-17 akan memainkan pertandingan ketiga kualifikasi Piala Asia 2023. Indonesia akan berstatus away team saat melawan Palestina. Bagaimana kostum Timnas?
Jumat, 7 Oktober 2022 - 14:28 WIB
Timnas U-17 siap tampil maksimal dengan seragam warna apa pun.
Sumber :
  • tvonenews/julio

Cibinong, Jawa Barat – Timnas U-17 akan memainkan pertandingan ketiga kualifikasi Piala Asia 2023. Indonesia akan berstatus away team saat melawan Palestina. Bagaimana kostum Timnas?

Tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia usia di bawah 17 tahun (U-17) akan berjuang lagi pada laga  ketiga kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Timnas U-17 bersiap melawan Palestina pada Jumat (07/10/2022) malam, mulai pukul 20:00 WIB, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas U-17 mencari kemenangan beruntun untuk memperbesar peluang lolos ke putaran final Piala Asia 2023 minimal sebagai runner up terbaik. Jika menang lagi atas Palestina, Indonesia tinggal membidik minimal satu hasil imbang saja saat melawan Malaysia pada pertandingan terakhir Grup B.

Setelah menang 14-0 atas Guam dan 3-2 atas Uni Emirat Arab, Indonesia memimpin Grup B. Hanya Pasukan Garuda Belia yang selalu meraih kemenangan dari kesempatan tanding. Empat rival lain tidak mencatat hasil lebih bagus karena mengalami kekalahan atau hanya imbang.

Sesuai dengan skema pertandingan Grup B, tiap negara mendapat kesempatan menyandang status home team dan away team sebanyak dua kali. Kedudukan sebagai tim kandang dan tandang memberi hak bagi peserta untuk mengenakan seragam utama atau jersey kedua.

Dalam dua pertandingan awal, Indonesia tampil sebagai away team dan home team. Saat melawan Guam yang memilih seragam utama putih, Timnas U-17 bebas memakai jersey merah.

Pada pertandingan kedua, Indonesia dan Uni Emirat Arab memiliki seragam utama dan kedua yang berlawanan. Bila baju perang utama Pasukan Garuda berwarna merah dan kostum kedua bercorak putih, UEA sebaliknya, yakni putih dan merah. Maka dua tim bisa memakai jersey utama.

Situasi sedikit berbeda pada laga ketiga. Indonesia dan Palestina memiliki pola seragam yang sama, merah untuk jersey utama dan putih untuk pilihan kedua. Lantaran skema pertandingan menempatkan Pasukan Garuda berstatus away team, maka hak mengenakan baju utama menjadi milik tim home.

Timnas U-17 Pakai Kostum Putih

Jika menuruti skema pertandingan dan match coordination meeting (MCM), Indonesia akan memakai seragam kedua saat melawan Palestina yang akan berbaju merah. Akankah Pasukan Garuda Belia mengenakan kostum putih? Atau tim binaan Bima Sakti memilih jersey alternatif yang berwarna hitam?

Dalam suasana berkabung akibat Tragedi Kanjuruhan, kostum hitam bisa menjadi simbol dukacita. Tapi pada dua laga awal, manajemen Timnas U-17 mengikuti MCM dan tidak memakai kostum alternatif, seperti saat Timnas senior bertemu Curacao pada pertandingan persahabatan di Bandung.

“Kami memakai kostum merah sesuai dengan posisi sebagai away team sewaktu melawan Guam dan home team saat melawan Uni Emirat Arab. Kami memakai jersey merah bukan karena memilih, tapi berdasarkan hasil MCM,” terang Bima Sakti kepada tim tvOnenews.com.

Pengalaman Piala Asia 2007

Mundur ke belakang, saat empat negara ASEAN menjadi penyelenggara Piala Asia 2007, Indonesia mendapat tugas selaku tuan rumah Grup D. Pada pertandingan terakhir fase grup, Timnas yang berstatus home team akan bertemu Korea Selatan sebagai away team.

Namun saat tanding, Indonesia justru memakai jersey putih yang merupakan seragam kedua atau baju tandang Timnas. Korea Selatan malah mengenakan kostum utamanya yang berwarna merah. Seorang pejabat PSSI menjelaskan situasi berdasarkan sikap persahabatan di sepakbola internasional.

“Korea minta pakai baju merah karena stok jersey putih sudah berkurang sesudah pemainnya bertukar kostum waktu melawan Bahrain. Kita mengalah karena lebih mudah bagi Indonesia menyiapkan jersey pengganti ketimbang tamu yang bawa perlengkapan terbatas,” jelas pengurus PSSI pada AFC Cup 2007.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati tidak memakai jersey alternatif warna hitam, Bima Sakti menjamin, timnya akan tetap tampil maksimal dengan kostum apa pun.

“Kami sangat sedih dengan Tragedi Kanjuruhan dan kita semua di sini selalu melakukan pengheningan cipta sebelum pertandingan. Kita berharap, tidak ada lagi tragedi di sepakbola nasional, juga dunia,” sambung Bima Sakti menjelang Timnas U-17 melawan Uni Emirat Arab. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Ambulans Pembawa Pasien Rujukan Terjebak Longsor dan Banjir di Kalumpang Mamuju Akibat Cuaca Buruk

Dua Ambulans Pembawa Pasien Rujukan Terjebak Longsor dan Banjir di Kalumpang Mamuju Akibat Cuaca Buruk

Sejak beberapa hari terakhir ini cuaca buruk menerjang Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dua mobil ambulans terjebak banjir dan longsor.
Residivis Pembobol Toko Gadai di Gowa Ditangkap di Kolaka Timur

Residivis Pembobol Toko Gadai di Gowa Ditangkap di Kolaka Timur

Pelaku pembobolan rumah usaha titip gadai barang elektronik di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu ditangkap setelah buron dan berpindah-pindah daerah hingga ke Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Hasil Super League: Gustavo Almeida Jadi Pahlawan, Persija Bungkam Persik lewat Comeback Manis di Kediri

Hasil Super League: Gustavo Almeida Jadi Pahlawan, Persija Bungkam Persik lewat Comeback Manis di Kediri

Persija Jakarta bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Persik Kediri 3-1 lewat brace Gustavo Almeida dalam pertandingan pekan ke-33 Super League 2025-2026
Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara

Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara

Anies Baswedan memberikan respons terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Jakarta masih menjadi ibu kota negara. Anies mengatakan, bahwa putusan tersebut
Anies Baswedan Sebut Tangan JK Damaikan Konflik di Ambon, Poso, dan Aceh

Anies Baswedan Sebut Tangan JK Damaikan Konflik di Ambon, Poso, dan Aceh

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) memiliki peran dalam mendamaikan daerah yang sempat berkonflik.
Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia

Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia

Pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman angkat bicara mengenai peta persaingan sengit yang akan dihadapi anak asuhnya di Grup F Piala Asia 2027. Berstatus -
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT