News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Polhukam: Aparat Akan Diberi Sanksi Jika Tidak Menindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Senin, 16 November 2020 - 13:13 WIB
  • Reporter :

Pemerintah menyesalkan masih terjadinya pelanggaran protokol kesehatan dengan adanya Kerumunan massa, sehingga dalam sepekan terakhir terjadi peningkatan secara signifikan kasus COVID -19. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko polhukam) Mahfud md saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (16 November 2020), mengatakan, pemerintah menyesalkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan pada peringatan Maulid Nabi dan pesta pernikahan di Petamburan Jakarta Pusat. Mahfud didampingi Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy, dan Kepala Satgas Covid-19 Nasional Letjen TNI Doni Monardo saat memberi pernyataan.

Mahfud menyatakan selama ini pemerintah telah berupaya mengendalikan pandemik COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun acara di Petamburan dinilai Mahfud telah menunjukkan pelanggaran secara nyata. Menurut dia, pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan itu sepenuhnya kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. "Sekali lagi penegakan protokol kesehatan di Ibu Kota merupakan kewenangan pemerintah provinsi DKI Jakarta berdasarkan hirarki kewenangan dan peraturan perundangan," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.
 
Mahfud mengaku pemerintah telah memperingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kewenangan untuk menindak pelanggaran protokol kesehatan tersebut. "Pemerintah menyesalkan terjadi pelanggaran protokol kesehatan, di mana pemerintah sebenarnya telah memperingatkan Gubernur DKI untuk meminta penyelenggara mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
 
Menurut dia, orang yang sengaja berkegiatan tanpa mengindahkan protokol kesehatan berpotensi menjadi pembunuh potensial terhadap kelompok yang rentan. Semua elemen masyarakat, termasuk pemerintah dalam 8 bulan terakhir telah mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk mengatasi COVID-19 yang telah memakan ribuan korban jiwa, ratusan tenaga kesehatan, baik dokter dan perawat telah menjadi pahlawan dalam upaya berperang melawan virus yang mematikan itu.
 
Upaya-upaya itu, tambah Mahfud, telah menunjukkan hasil positif di mana di tengah masyarakat telah tumbuh kesadaran memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Bahkan dari data di seluruh dunia, Indonesia termasuk yang sangat baik dalam angka kesembuhan dan jumlah penduduk yang terinfeksi COVID-19 jauh di bawah rata-rata dunia. "Pelanggaran secara nyata dengan berkumpulnya ribuan orang sepekan terakhir ini bisa membuyarkan upaya delapan bulan terakhir," ucap dia menegaskan.
 
Mahfud MD mengatakan, pemerintah akan memberikan sanksi yang tegas kepada aparat yang tidak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan COVID-19. "Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan pemerintah minta tidak ragu dan bertindak tegas dalam memastikan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan baik," kata Mahfud.
 
Pemerintah juga mengingatkan kepada kepala daerah, pejabat publik, aparat dan masyarakat di seluruh Indonesia bahwa pemerintah akan menindak tegas dan melakukan penindakan hukum bila terjadi pengumpulan massa dalam jumlah besar. "Khusus kepada tokoh agama, tokoh masyarakat diharapkan memberikan contoh dan teladan kepada semua warga agar mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
 
Indonesia adalah negara demokrasi sehingga setiap warga negara punya hak dan kebebasan berekspresi dan beraktivitas. "Tapi, jangan lupa Indonesia adalah negara nomokrasi, negara hukum. Penggunaan hak individu tak boleh mengganggu masyarakat lain, sehingga harus tetap dilakukan sesuai dengan aturan hukum agar aturan berbangsa dan bernegara berjalan aman, harmonis, tentram, dan damai," papar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.
 
Mahfud mengaku, pemerintah mendapat keluhan dan masukan dari berbagai kalangan seperti dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dari purnawirawan TNI Polri, dari dokter, relawan, serta kelompok masyarakat sipil yang bergelut dengan perjuangan kemanusiaan dalam menghadapi COVID-19 atas praktik pelanggaran protokol kesehatan. "Mereka mengeluh seakan perjuangan mereka tidak dihargai sama sekali," ungkap-nya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, tambah Mahfud, mereka mengatakan negara tidak melihat dan tidak boleh melakukan pembiaran terhadap aksi-aksi pelanggaran aturan, pembangkangan, premanisme, dan pemaksaan kehendak serta tindakan-tindakan lain yang dapat mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa dan negara. Mahfud mengatakan, pemerintah menyesalkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan pada peringatan Maulid Nabi dan pesta pernikahan di Petamburan Jakarta Pusat.
   
Pertambahan konfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta, Ahad, sebanyak 1.165 orang sehingga totalnya dari 117.462 menjadi 118.627 kasus. Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, di Jakarta, Ahad, dari jumlah total kasus positif sebanyak 118.627 itu, sebanyak 92,0 persen-nya atau sebanyak 109.181 pasien, dinyatakan sembuh.

Pertambahan kasus positif Ahad ini sebanyak 1.165 kasus, merupakan hasil dari pemeriksaan tes usap (swab test PCR) pada Sabtu 14 November 2020 sebanyak 908 kasus, dan sisanya sebanyak 257, hasil pemeriksaan di dua laboratorium swasta pada tiga hari terakhir. Sampai dengan Sabtu (14/11) itu, sudah ada 1.861.882 spesimen yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 58 laboratorium. Dari jumlah tes di atas, persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta tercatat di angka 10,1 persen.

Kerumunan yang muncul dari acara di Petamburan akhir pekan lalu, telah disikapi Pemprov DKI dengan memberikan sanksi denda sebesar Rp50 juta. (ari/ant)

(Lihat juga Panglima TNI: Ganggu Persatuan dan Kesatuan Bangsa Berhadapan Dengan TNI)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Grobogan, Satu Warga Tewas
01:17

Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Grobogan, Satu Warga Tewas

Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di Dusun Gundih, Desa Sengo Wetan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu sore.
Kronologi WN Singapura Dibunuh dan Dicor di Cilacap
06:44

Kronologi WN Singapura Dibunuh dan Dicor di Cilacap

Misteri penemuan mayat pria yang mengapung di Sungai Citanduy, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah, pada Februari lalu akhirnya terungkap.
Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM
03:31

Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak, baik subsidi maupun non-subsidi per 1 April 2026.
Penemuan Mayat Misterius Bikin Geger Warga Soppeng Sulawesi Selatan
03:01

Penemuan Mayat Misterius Bikin Geger Warga Soppeng Sulawesi Selatan

Kabar dari Makassar diawali dengan penemuan jenazah tanpa identitas yang menggegerkan warga Desa Congko, Kecamatan Mario Riwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
Kemenimipas Akan Buat Skema WFH Untuk Pegawai
01:37

Kemenimipas Akan Buat Skema WFH Untuk Pegawai

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyiapkan skema khusus terkait kebijakan WFH agar tidak mengganggu pelayanan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. 
Kebakaran Empat Unit Ruko Tewaskan 11 Orang
02:21

Kebakaran Empat Unit Ruko Tewaskan 11 Orang

Sebanyak 11 orang meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda empat unit rumah toko di kawasan permukiman padat Jalan Sulawesi, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Mucikari Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bandar Lampung
01:46

Mucikari Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bandar Lampung

Seorang mucikari bernama Nurma (41) tewas bersimbah darah setelah terlibat cekcok dengan dua orang pelanggan di kawasan lokalisasi Pemandangan, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung
Dua Prajurit TNI kembali Gugur di Lebanon
01:02

Dua Prajurit TNI kembali Gugur di Lebanon

Dua prajurit TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) gugur.
Kenaikan Harga BBM Dibatalkan Pemerintah
01:53

Kenaikan Harga BBM Dibatalkan Pemerintah

Menteri Sekretaris Negara Prasatio Hadi menyatakan belum ada kenaikan harga bahan bakar minyak baik subsidi maupun non subsidi per 1 April 2026.
Pelajar SMP Tenggelam di Muara Meleman
02:45

Pelajar SMP Tenggelam di Muara Meleman

Seorang pelajar sekolah menengah pertama di Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan tenggelam saat mandi di Muara Meleman, Sungai Bondoyudo, kawasan Pantai selatan Paseban.
Kerja Sama Indonesia-Jepang Capai Rp380 Triliun
01:32

Kerja Sama Indonesia-Jepang Capai Rp380 Triliun

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menandatangani 11 kerja sama strategis dengan pemerintah dan pelaku usaha Jepang dalam kunjungan resmi kenegaraannya ke Tokyo. 
DPR Panggil Polda Metro Jaya Terkait Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
09:34

DPR Panggil Polda Metro Jaya Terkait Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

Komisi III DPR RI menggelar RDP dan rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Gedung DPR RI, Jakarta, untuk membahas kasus yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas di Tegal
01:46

Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas di Tegal

Warga Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, digemparkan dengan temuan pasangan suami istri, Makmur dan Musripah, yang ditemukan tewas di dalam rumah mereka pada Senin siang.
50 Ribuan Tentara AS Invasi Darat Iran?
32:37

50 Ribuan Tentara AS Invasi Darat Iran?

Rencana pengerahan sekitar 50 ribu pasukan Amerika Serikat di kawasan Teluk memicu spekulasi kemungkinan invasi darat ke Iran.
Kronologi Karyawan Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tewas Membeku di Freezer
09:52

Kronologi Karyawan Ayam Geprek di Bekasi Ditemukan Tewas Membeku di Freezer

Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap karyawan ayam geprek yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Bekasi, Jawa Barat. 
Pemerintah Belum Berencana Naikkan BBM Non Subsidi
01:46

Pemerintah Belum Berencana Naikkan BBM Non Subsidi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan penentuan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Indonesia mengikuti regulasi pemerintah dan pergerakan harga minyak dunia.
Polisi Tangkap 2 Pelaku Kasus Mayat Pegawai Ayam Geprek Dalam Freezer
04:27

Polisi Tangkap 2 Pelaku Kasus Mayat Pegawai Ayam Geprek Dalam Freezer

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap karyawan ayam geprek yang jasadnya ditemukan di dalam alat pendingin di Bekasi, Jawa Barat. 
Presiden Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito
01:17

Presiden Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo.
Pekerja Mitra Perbankan di Cianjur Ditemukan Tewas Mengenaskan
01:48

Pekerja Mitra Perbankan di Cianjur Ditemukan Tewas Mengenaskan

Seorang pekerja mitra perbankan ditemukan tewas mengenaskan di rumah kontrakannya di Kampung Tariot, Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Pria Sebar Brosur 'Jasa Oral Seks'' di Pamulang PunyaPerilaku Seksual Menyimpang

Polisi Ungkap Pria Sebar Brosur 'Jasa Oral Seks'' di Pamulang PunyaPerilaku Seksual Menyimpang

dengan yang bersangkutan, dan diketahui bahwa pelaku memiliki perilaku seksual menyimpang.
Komisi VI DPR: Stok BBM Indonesia Aman karena Kita Punya Sumber Minyak Baru

Komisi VI DPR: Stok BBM Indonesia Aman karena Kita Punya Sumber Minyak Baru

Ia menjelaskan, pengiriman minyak mentah menuju Indonesia juga tetap berjalan
ASN Resmi WFH Setiap Hari Jumat, Karyawan Swasta dapat Kebijakan yang Sama?

ASN Resmi WFH Setiap Hari Jumat, Karyawan Swasta dapat Kebijakan yang Sama?

Tok! Pemerintah resmikan kebijakan kerja dari rumah untuk ASN setiap hari Jumat. Nasib karyawan swasta pun dipertanyakan, apakah dapat kebijakan yang sama?
Pengamat: Ilustrasi Mentan Soal Kuatnya CPO Indonesia Bukan Bermaksud Bandingkan Selat Hormus di Iran

Pengamat: Ilustrasi Mentan Soal Kuatnya CPO Indonesia Bukan Bermaksud Bandingkan Selat Hormus di Iran

Menurut Deby, narasi yang menyebutkan adanya perbandingan tersebut merupakan bentuk framing yang tidak tepat dan berpotensi menyesatkan publik
Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM

Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM

Didukung 15 tenaga kerja, Candyco memasarkan produk melalui gerai, reseller, marketplace, social commerce, skema B2B, serta pameran dan event
Pramono Bersyukur WFH ASN Hari Jumat Bukan Rabu, Apa Sebabnya?

Pramono Bersyukur WFH ASN Hari Jumat Bukan Rabu, Apa Sebabnya?

Dia menegaskan akan menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat untuk menjalani WFH setiap Jumat.
Ketua AWMI Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Ketua AWMI Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Tiga prajurit terbaik yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian di Lebanon Selatan.
Eks Bek Manchester United Bersinar, RD Kongo Bikin Sejarah usai Kalahkan Jamaika dan Lolos ke Piala Dunia 2026

Eks Bek Manchester United Bersinar, RD Kongo Bikin Sejarah usai Kalahkan Jamaika dan Lolos ke Piala Dunia 2026

Republik Demokratik Kongo atau RD Kongo sukses mengamankan tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jamaika lewat bantuan eks bek Manchester United.
RSCM Sebut Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil, Bakal Jalani Operasi Cangkok Kulit

RSCM Sebut Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil, Bakal Jalani Operasi Cangkok Kulit

Menurut Yoga, tim dokter dan tenaga kesehatan masih terus memberikan pendampingan psikologis agar pasien tetap nyaman
Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri kembali menjadi trending topik di Korea Selatan usai pevoli berjuluk Megatron itu kembali berjumpa dengan kawan lamanya di Red Sparks yakni Yeum Hye-seon.
ADVERTISEMENT