Perempuan di Balik Kemudi Bus Transjakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Dari ruang pelatihan hingga pelayanan publik, wajah transportasi Jakarta semakin inklusif.
Program Transjakarta Woman Empowerment kembali melahirkan puluhan pramudi perempuan yang siap mengemudikan masa depan ibu kota.
Seragam biru yang mereka kenakan bukan sekadar tanda profesi, tetapi simbol keberanian perempuan mengambil peran strategis di ruang publik.
Sebanyak 30 pramudi perempuan resmi menyelesaikan pelatihan intensif dan kini siap bertugas di armada TransJakarta.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis mengemudi bus, tetapi juga pada disiplin, empati, keamanan, dan kesiapan mental dalam menghadapi padatnya lalu lintas Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut baik peningkatan keterlibatan perempuan di sektor transportasi. Ia menegaskan bahwa akses terhadap pekerjaan harus terbuka bagi siapa pun.
Program pemberdayaan ini dirancang untuk mencetak pengemudi yang bukan hanya mahir, tetapi juga berjiwa melayani.
Di balik setiap belokan, para pramudi diuji kesabaran dan ketelitiannya, sementara setiap pemberhentian menjadi ruang untuk melatih empati terhadap penumpang.
Salah satu pramudi lulusan pelatihan mengaku bangga dapat menembus profesi yang selama ini identik dengan laki-laki.
Jumlah pramudi perempuan TransJakarta kini mencapai lebih dari 280 orang, meningkat 40 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan ini disambut positif lantaran industri transportasi masih memiliki partisipasi perempuan yang rendah.
Keberanian para pramudi ini menjadi sinyal bagi industri transportasi lainnya bahwa profesionalitas tidak ditentukan oleh jenis kelamin.
Setiap kilometer yang mereka tempuh adalah langkah menuju kesetaraan dan kota yang lebih aman serta berdaya.
Dulu, perempuan yang menguasai jalan raya dianggap tak biasa. Kini mereka membuktikan setiap lajur dapat menjadi ruang pembuktian.