Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla
Jakarta, tvOnenews.com - Relawan MER-C di Gaza, Dr. Juli Hartati, menyebut hingga kini belum ada perkembangan baru terkait kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang hilang kontak di perairan internasional saat menuju Gaza.Â
Sembilan warga negara Indonesia yang berada dalam rombongan kapal tersebut juga masih belum dapat dihubungi.
Dalam wawancara langsung dari Gaza, Dr. Juli mengatakan informasi lokal mengenai kondisi kapal maupun para relawan masih sangat terbatas.Â
Menurutnya, belum ada personel dari kapal yang berhasil melakukan komunikasi sejak insiden pencegatan dilaporkan terjadi.
Dr. Juli menjelaskan jalur bantuan yang digunakan MER-C selama ini berbeda dengan jalur pelayaran Global Sumud Flotilla.Â
Bantuan medis dan kemanusiaan dari MER-C biasanya masuk melalui jalur darat perbatasan Yordania bekerja sama dengan World Health Organization dan Kementerian Kesehatan Palestina.
Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebelumnya menyatakan mengutuk segala bentuk pencegatan dan intervensi terhadap kapal bantuan kemanusiaan yang membawa logistik untuk warga Gaza.Â
Namun Dr. Juli mengaku belum mengetahui detail koordinasi antara pemerintah Indonesia dengan kelompok relawan lain terkait insiden tersebut.
Meski situasi di dalam Gaza disebut relatif kondusif dalam beberapa pekan terakhir, Dr. Juli menyebut intensitas serangan drone dan patroli udara meningkat terutama pada malam hari.Â
Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan yang masih memprihatinkan akibat keterbatasan pasokan makanan, alat kesehatan, dan obat-obatan.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok di Gaza masih tinggi dan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan sangat terbatas sehingga banyak pasien tidak mendapatkan pengobatan secara memadai.