Batu, Jawa Timur - Hari ketiga pasca
Banjir bandang menerjang lima desa di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada Kamis (4/11) kemarin, sejumlah warga terdampak mengaku mengalami trauma.
Banjir bandang yang menerjang lima wilayah desa di Kota Batu tidak hanya terjadi akibat curah hujan yang tinggi, namun juga diduga akibat
Penggundulan hutan dan alih fungsi lahan di lereng gunung Arjuno.
Hal tersebut menjadi pemicu utama banjir bandang yang berdampak parah.
Sementara itu, aktivitas warga di hari ketiga pasca banjir bandang di desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji masih terlihat. Warga mengumpulkan puing material dan juga membetulkan rumah mereka pasca diterjang banjir.
Data terkini BPBD kota Batu menyebut jumlah korban tercatat 14 jiwa, enam diantaranya selamat dan tujuh lainnya ditemukan meninggal dunia.
Salah satu korban terdampak banjir mengaku merasakan trauma mendalam karena sempat terseret banjir namun dirinya berhasil selamat.
Warga terdampak banjir bandang pun berharap adanya bantuan percepatan pemulihan bagi korban banjir dan fasilitas umum agar aktivitas warga kembali berjalan normal. (afr)