Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Anjurkan Jangan Ke Luar Negeri
Jakarta - Demi mencegah varian Omicron masuk ke Indonesia, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta masyarakat untuk tak berpergian ke luar negeri. Pemerintah menganjurkan agar masyarakat memilih untuk berlibur di Indonesia saja.
Anjuran tersebut disampaikan Luhut Binsar Panjaitan usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo. Luhut menegaskan bahwa karantina selama 10 hari merupakan kewajiban yang harus dilakukan pelaku perjalanan usai dari luar negeri tanpa terkecuali.
Luhut memastikan jika ada upaya melarikan diri maka orang tersebut akan langsung dimasukkan pada karantina terpusat.
"Saya juga ingin menyampaikan informasi bahwa berdasarkan data Angkasa Pura ditemukan kenaikan signifikan hingga dua kali lipat penerbangan tujuan luar negeri, pada kondisi normalnya. Pemerintah mengantisipasi agar hati-hati (saat) kepulangan (dari) luar negeri untuk melakukan karantina 10 hari dan pemerintah mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak pergi ke luar negeri sementara ini," ujarnya.
Sementara itu pemerintah kota Bandar Lampung akan kembali melakukan pendekatan di sejumlah titik jalan protokol demi mengurangi mobilitas masyarakat selama masa liburan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Para pengendara yang melintas akan dilakukan pemeriksaan kartu vaksin dan PeduliLindungi. Jika belum divaksin para pengendara akan dilakukan vaksinasi di posko penyekatan tersebut. (afr)