Nasib Pilu Anak Lumpuh di Ngawi yang Diikat di Tiang Rumahnya
Ngawi, Jawa Timur - Nasib memilukan dialami seorang anak di ngawi, Jawa Timur yang dalam kondisi lumpuh. Ia diikat di rumah setiap hari ketika orangtuanya pergi bekerja.
Anak ini bernama eko Saputra berusia 10 tahun, setiap hari anak ini dirawat oleh kakek dan nenek dibantu oleh bibinya sedangkan ibunya ini tinggal di rumah suaminya di desa yang lain.
Sang Ibu menuturkan bahwa lumpuhnya anak ini diawali oleh panas tinggi dan juga kejang-kejang. Hingga akhirnya sang ibu memutuskan untuk mengikat anaknya tersebut.
“Kalau tidak diikat nanti keluar kemana-mana karena dia pernah kemana-mana dengan guling-guling,” ucap sang ibu, Ernawati. Lebih lanjut ia mengatakan jika Eko telah diikat selama 2 tahun sejak usianya 8 tahun karena sebelumnya Eko didiagnosa mengalami polio dan gizi buruk.
Setiap harinya, Eko hanya ditinggal seorang diri di atas tikar lusuh di lantai beralaskan tanah yang sudah bercampur dengan bau dan kotorannya karena kakek dan neneknya setiap paginya bekerja di sawah. Sementara Ernawati ibunya kini telah tinggal dengan suami barunya di Desa Watualang Kecamatan-Kabupaten Ngawi.
Ernawati setiap paginya menjenguk Eko di rumah orang tuanya untuk memberi sarapan kemudian ditinggal lagi untuk bekerja. Ernawati mengaku terpaksa mengikat anaknya agar tidak keluar rumah saat ditinggal bekerja, karena selain tidak ada yang mengurus, dikhawatirkan juga akan membahayakan keselamatan. (adh)