News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Kotim Tetapkan DPT Pilkada 2024, Jumlah Pemilih Meningkat 6.365

Jumlah Pemilih Meningkat 6.365 dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan oleh KPU Kotawaringin Timur (Kotim), peningkatan berasal dari pemutakhiran data
Minggu, 22 September 2024 - 12:08 WIB
Ketua KPU Kotawaringin Timur, Muhammad Rifqi, bersama komisioner KPU menandatangani berita acara penetapan DPT Pilkada 2024, usai menggelat rapat pleno penetapan DPT, Sabtu (21/9/2024)
Sumber :
  • Didi Syachwani

Sampit, tvOnenews.com - Jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan jumlah pemilih sebesar 6.365 dari DPT Pemilu 2024.

"Peningkatan jumlah DPT tersebut tidak hanya berasal dari pemilih baru, tetapi juga dari hasil pemutakhiran data pemilih yang dilakukan KPU secara menyeluruh," terang kata Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi, Sabtu (21/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir hasil dari pemutakhiran data pemilih, DPT untuk Pilkada jumlahnya ada sebanyak 309.973 pemilih. Sedangkan pada Pemilu 2024 yang lalu, jumlah DPT adalah sebanyak 303.608, atau mengalami kenaikan sebesar 6.365 pemilih.

Pemutakhiran ini mencakup verifikasi data penduduk yang baru memasuki usia pemilih serta perbaikan data pemilih yang sebelumnya belum terdaftar.

"Penetapan DPT Pemilu 2024 dilakukan pada tanggal 21 Juni 2023, jadi ada selisih waktu sekitar 15 bulan hingga penetapan DPT Pilkada 2024 ini. Tambahan pemilih ini termasuk pemilih baru dan perbaikan data yang sudah ada," jelasnya.

Untuk proses pemutakhiran data pemilih dilakukan melalui berbagai tahapan, termasuk pencocokan dan penelitian (coklit) yang melibatkan petugas di lapangan. Langkah ini, menurut Rifqi, bertujuan untuk memastikan tidak ada pemilih yang tertinggal dan semua warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya.

Dalam pelaksanaannya, KPU Kotim juga melibatkan berbagai pihak, termasuk partai politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan masyarakat untuk memastikan transparansi dan akurasi data.

Dengan penambahan jumlah pemilih ini, diharapkan partisipasi dalam Pilkada Kotim 2024 juga akan meningkat, yang mana saat Pileg dan pilpres lalu, partisipasi warga untuk memilih cukup baik yakni lebih dari 80 persen.

"Kami berharap semua warga yang telah terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan turut serta dalam menentukan masa depan Kotim," harapnya. 

Namun Rifqi sempat menjelaskan,  jumlah DPT yang telah ditetapkan ini sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sebelumnya tercatat sebanyak 310.242 pemilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penurunan jumlah pemilih dari DPS ke DPT disebabkan oleh sifat dinamis dari data kependudukan. Karena adanya penduduk yang pindah keluar daerah, pindah masuk, atau meninggal dunia, serta beberapa kasus kegandaan data pemilih.

"Kegandaan data ini terjadi karena dinamika administrasi kependudukan, misalnya seorang pemilih awalnya terdaftar di satu wilayah namun kemudian pindah ke daerah lain. Hal ini turut mempengaruhi penurunan jumlah pemilih dalam DPT," jelas Rifqi. (dsi/mtr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.
Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Bagaimana ya hukumnya dalam Islam kalau naik Transportasi Umum (Transum) antara laki-laki dan perempuan berdesakan? simak penjelasannya
Reaksi Kiper Persib Adam Pryzbek saat Disinggung akan "Dikorbankan" Demi Masuknya Sergio Castel

Reaksi Kiper Persib Adam Pryzbek saat Disinggung akan "Dikorbankan" Demi Masuknya Sergio Castel

Dalam sebuah video yang direkam oleh Adam Alis di dalam kereta, terdengar candaan yang ditujukan kepada Adam Pryzbek, diduga kuat terkait masuknya Sergio Castel

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT