News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Validasi IGA 2025, Kepala BSKDN Dorong Kaimana Tiru Inovasi Berkelanjutan ala Mojokerto dan Blora

Kepala BSKDN Kemendaggri menekankan inovasi daerah harus terus hidup, berkembang, dan diperbarui agar tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selasa, 18 November 2025 - 18:05 WIB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo saat melakukan Validasi Lapangan Innovative Government Award (IGA) 2025.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memberikan arahan tegas mengenai pentingnya membangun inovasi yang berkelanjutan saat melakukan Validasi Lapangan Innovative Government Award (IGA) 2025 di Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Yusharto menekankan inovasi daerah harus terus hidup, berkembang, dan diperbarui agar tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Yusharto menyoroti pentingnya melihat inovasi dari perspektif penerima manfaat. Dia memberikan contoh Inovasi Gempa Genting (Segenggam Sampah Gawe Stunting) milik Kabupaten Mojokerto yang setiap tahun terus diperbarui sehingga tetap memenuhi unsur kebaruan.

“Gempa Genting itu sudah lima tahun berjalan, tetapi selalu ada pembaruan fitur, perluasan manfaat, dan penyempurnaan. Inovasi seperti itu tidak pernah mati karena ia terus mengikuti perkembangan masalah,” ujar Yusharto di Kaimana, Selasa (18/11/2025).

Yusharto juga menegaskan, daerah tidak boleh ragu untuk berinovasi. Menurutnya, inovasi merupakan proses yang berlangsung dalam suatu ekosistem, sehingga keberlanjutannya sangat dipengaruhi oleh kemauan daerah memperbarui dan mengembangkan gagasan yang sudah ada.

“Jangan ragu untuk berinovasi. Inovasi itu ada, dan tidak pernah mati. Atau kalau kata masyarakat Kaimana, ‘terada mati,’” tegasnya. 

Selain Mojokerto, Yusharto turut menampilkan contoh inovasi berkelanjutan dari Kabupaten Blora, yakni inovasi “Sejuta Kotak Umat” yang berfokus pada pengelolaan limbah ternak.

Dia menceritakan bagaimana Bupati Blora merespons persoalan bau menyengat akibat tingginya populasi ternak, lalu melahirkan inovasi sederhana namun berdampak besar berupa kotak komunal berukuran 2x3 meter untuk fermentasi kotoran sapi menjadi pupuk organik.

Inovasi ini terbukti mampu menurunkan ketergantungan pupuk kimia hingga 30 persen dan meningkatkan kualitas hasil pertanian.

“Dari Mojokerto dan Blora kita belajar bahwa inovasi lahir dari masalah. Tidak ada OPD yang tanpa masalah. Di situlah inovasi muncul. Seperti pepatah, ‘Untuk apa menanam padi bila tidak menjadi nasi? Untuk apa menjadi pegawai negeri bila tidak berinovasi,” ujar Yusharto.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengapresiasi capaian Kaimana yang pada 2024 berhasil meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah menjadi 56,89 dan berada pada predikat Inovatif, meningkat dari capaian tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kreativitas, kelembagaan inovasi, dan pelayanan publik.

Yusharto berharap Kaimana terus mengembangkan model inovasi berbasis masalah lokal serta memperluas partisipasi masyarakat dalam prosesnya, sehingga inovasi yang dihasilkan bukan hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa IGA bukan sekadar kompetisi, tetapi mekanisme pembinaan untuk membantu daerah menemukan solusi terbaik bagi warganya.

“Masalah akan terus berkembang. Maka inovasi pun harus berkembang mengikuti masalah. Jangan berhenti di satu ide, tetapi perbaruilah dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT