News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rebut Balik Aset Negara: Kelompok Tani Kokoh Kuasai Kebun Jimmy seluas 1.070 Hektare

Setelah berhari-hari dihadang, diintimidasi, dan diusir oleh puluhan preman bayaran, Kelompok Tani Kampar Jaya Bersama akhirnya berhasil menguasai penuh lahan eks Kebun Jimmy di Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar. Momentum ini menjadi titik balik perlawanan rakyat terhadap mafia sawit yang puluhan tahun mencengkeram 1.070 hektare lahan negara tersebut.
Jumat, 28 November 2025 - 19:02 WIB
Rebut Balik Aset Negara, Kelompok Tani Kokoh Kuasai Kebun Jimmy seluas 1.070 Hektare
Sumber :
  • Tim tvOne

Kampar, tvOnenews.com - Setelah berhari-hari dihadang, diintimidasi, dan diusir oleh puluhan preman bayaran, Kelompok Tani Kampar Jaya Bersama akhirnya berhasil menguasai penuh lahan eks Kebun Jimmy di Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar. Momentum ini menjadi titik balik perlawanan rakyat terhadap mafia sawit yang puluhan tahun mencengkeram 1.070 hektare lahan negara tersebut.

Langkah kelompok tani sebelumnya selalu diganggu oleh pihak yang diduga terkait dengan pemilik lama kebun, Jimmy, yang disebut menurunkan ibu-ibu, pekerja lama, hingga preman dari tiga desa untuk menghadang masuknya pengelola resmi KSO dengan PT Agrinas Palma Nusantara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun upaya itu runtuh pada Kamis pagi ketika kelompok tani, dengan pendampingan aparat, kembali memasuki lahan dan mempertahankan posisi mereka meski mendapat tekanan dari kelompok lawan.

“Alhamdulillah, hari ini kami resmi menguasai lahan yang selama ini dirampas. Tidak ada lagi yang bisa menghalangi rakyat berdiri di tanahnya sendiri,” tegas Arul Kampai, juru bicara kelompok tani.

Aparat Turun Tangan, Preman Mundur

Situasi yang sempat memanas mereda setelah jajaran Polres Kampar mempertegas posisi hukum bahwa lahan tersebut sudah disita negara dan diserahkan melalui KSO yang sah.

Kelompok preman yang sebelumnya berjaga dengan bayaran Rp1 juta per minggu akhirnya mundur dari lokasi, membuka jalan bagi kelompok tani melanjutkan perawatan kebun.

Arul menyatakan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari intervensi tegas aparat.

“Kami mengapresiasi Kapolres Kampar beserta seluruh jajaran. Mereka hadir, memastikan keamanan, dan menegakkan aturan. Tanpa polisi, mungkin kami masih dikejar-kejar preman,” ujarnya.

Lahan 1.070 Ha Kembali ke Rakyat

Dengan terkendalinya situasi di lapangan, kelompok tani kini memulai pekerjaan perawatan kebun, memetakan blok, serta menata kembali manajemen pekerja tanpa adanya pemecatan.

Ketua kelompok tani, Ahmad Yanis, menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar soal penguasaan lahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini soal martabat rakyat Kampar. Bertahun-tahun kami hanya menonton orang lain merampas tanah negara. Hari ini sejarah berubah,” katanya.

Arul menegaskan bahwa kelompok tani kini berdiri di baris terdepan mendukung negara menertibkan mafia sawit.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT