Hasil Riset Pandangan Warga, Pemkot Pasuruan Perkanalkan Citra Baru Kotanya
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan resmi memperkenalkan citra barunya berupa 'Religius Modern'.
Citra tersebut lahir dari riset yang Pemkot Pasuruan yang bekerjasama dengan lembaga Logitera.
Hasil riset bersumber dari pembacaan atas cara warga yang mengingat, merasakan, dan menyubet Pasuruan sebagai Kota Santri.
Angka survei memperlihatkan, kekuatan memori kolektif itu disebutkan oleh 73,5 persen responden yang menyebutkan keunikan Pasuruan terletak pada nuansa religiusnya.
Selain itu, sebanyak 58,4 persen warga memilih kata religius, santri, dan berkah sebagai frasa paling tepat menggambarkan kota Pasuruan.
Sementara pada frasa 'Modern' mendasar dari riset yang menunjukkan sisi lain Pasuruan disebut sebagai kota hidup.
Warga menyebut alun-alun dan tugu kota sebagai ruang interaksi yang aktif, pesisir, nelayan, dan pelabuhan sebagai denyut ekonomi sehari-hari, serta bipan atau jipang sebagai warisan kuliner yang terus diproduksi dan diperdagangkan.
Lantas hasil riset tersebut dirangkum menjadi enak simbol identitas-spiritualitas, pesisir-bahari, tugu kota, kemajemukan warga, kuliner khas, dan lanskap laut yang membentuk sistem bahasa visual Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo mengatakan sistem tersebut dibakukan dalam pedoman identitas visual berupa konstruksi logo, palet warna, tipografi, hingga aturan penerapan, agar seluruh komunikasi kota berbicara dalam satu tata bahasa yang sama.
Adi menjelaskan temuan riset untuk branding kota ini penting guna memperkuat identitas diri dari wilayah yang dipimpinnya.
Menurutnya branding kota ini diposisikan bukan sekadar logo baru melainkan pijakan strategis untuk memperkuat pariwisata, ekonomi kreatif, komunikasi publik, dan promosi investasi daerah.
“Religius bukan berarti statis, modern bukan berarti tercerabut dari akar. Pasuruan menunjukkan keduanya menyatu dalam kehidupan warganya,” kata Adi kepada awak media, Jakarta, Minggu (8/2/2026).
Sementara itu peneliti Logitera, Adi F. Nugrotomo mengatakan penguatan branding ini juga ditopang oleh persepsi publik terhadap kepemimpinan kota.
Ia memaparkan survei menunjukkan sebanyak 68,3 persen responden memberikan citra positif terhadap Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo.
Temuan tersebut juga didukung dengan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Pasuruan secara umum yang mencapai 75,7 peraen.
Load more