News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan

Seiring peningkatan pembangunan Indonesia Timur, Pelabuhan Merauke sebagai pintu masuk logistik untuk Provinsi Papua Selatan dan sekitarnya kian strategis
Kamis, 26 Februari 2026 - 13:54 WIB
Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Merauke, tvOnenews.com - Seiring dengan peningkatan pembangunan wilayah Indonesia Timur, posisi Pelabuhan Merauke sebagai pintu masuk logistik untuk wilayah Provinsi Papua Selatan dan sekitarnya kian strategis. Pelaku usaha terus mendorong penguatan infrastruktur, khususnya pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan, agar layanan di Pelabuhan Merauke dapat lebih maksimal.

Ketua DPC Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics & Forwarders Association) (ALFI/ILFA) Merauke, Abi Bakri Alhamid mengatakan peningkatan pembangunan di Papua Selatan secara otomatis mendorong kenaikan arus logistik ke Merauke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai Merauke sudah harus memiliki depo peti kemas di luar area pelabuhan sebagai solusi jangka panjang. Dengan adanya depo peti di luar area pelabuhan, distribusi kontainer dapat lebih terurai dan tidak menumpuk di dalam pelabuhan.

“Selain itu, untuk jangka pendek, kontainer ke luar pelabuhan harus diberikan izin oleh pemerintah daerah agar bisa langsung keluar ke gudang distributor, ini untuk mencegah terjadinya stagnasi di lapangan penumpukan yang ada di dalam pelabuhan,” katanya, saat dihubungi Senin (23/02). 

Hal senada disampaikan Kepala PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke Puji Hermoko yang menyebut lapangan penumpukan di dalam Pelabuhan Merauke sudah cukup padat. Lokasi peti kemas yang siap muat dan hasil bongkar dari kapal harus dipisahkan dengan lokasi stripping (pembongkaran muatan peti kemas) dan stuffing (penataan muatan ke dalam peti kemas).

"Kondisi saat ini (stripping dan stuffing) dilakukan di dalam pelabuhan menjadikan lapangan penumpukan menjadi padat, sehingga bongkar muat kapal tidak optimal, ini berdampak pada waktu tunggu kapal," ujar Puji.

Menurutnya, keberadaan depo peti kemas di luar pelabuhan menjadi solusi yang mendesak untuk mengurai kepadatan sekaligus memperlancar distribusi barang di wilayah timur Indonesia.

Tanpa langkah percepatan pembangunan infrastruktur, perlambatan distribusi logistik dikhawatirkan akan menjadi persoalan berulang, terutama saat volume pengiriman meningkat.

Kepala Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke, Julivan Ch. L. Salindeho, mengakui kegiatan stripping dan stuffing hingga kini memang masih dilakukan di dalam area pelabuhan. Padahal, luas lapangan penumpukan di dalam pelabuhan hanya sekitar 1,5 hektar.

Menurut Julivan, KSOP bersama Pelindo, pemerintah daerah, perusahaan pelayaran, serta pelaku usaha Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) kini memperkuat koordinasi. Fokus utama adalah menyiapkan depo peti kemas di luar pelabuhan agar aktivitas stuffing dan stripping dapat dipindahkan ke luar pelabuhan. Dengan demikian, kapasitas lapangan penumpukan di dalam pelabuhan dapat dioptimalkan untuk mempercepat proses bongkar muat dari dan ke kapal. 

“Walaupun luasnya 1,5 hektar, yang bisa berfungsi optimal untuk lapangan penumpukan hanya sekitar 1 sampai 1,2 hektar,” kata Julivan dalam rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) belum lama ini.

Direktur PT Berkah Mutiara Laut, Suroso menyebut tantangan ke depan semakin besar manakala pabrik tebu sudah beroperasi. Disitulah aktivitas distribusi logistik di Papua Selatan diuji.

Menurutnya, pembangunan depo peti kemas bukan semata soal penambahan lahan, melainkan tentang memastikan rantai pasok masyarakat tetap terjaga. Lokasi ideal depo peti kemas tidak jauh dari pelabuhan agar mobilitas tetap efisien. 

Jarak maksimal yang dinilai masih rasional sekitar tiga kilometer dari dermaga. Pertimbangan ini berkaitan dengan jalan darat di Merauke yang tidak bisa dilewati kontainer.

“Di tengah pertumbuhan arus barang dan ambisi pembangunan kawasan, kesiapan infrastruktur pelabuhan menjadi kunci agar Merauke benar-benar mampu menopang denyut ekonomi Papua Selatan,” katanya.

PT Pelindo Terminal Petikemas selaku operator terminal peti kemas di Pelabuhan Merauke mencatat pertumbuhan peti kemas yang cukup signifikan. Dalam 2 tahun terakhir, pertumbuhan arus peti kemas mencapai 14 persen.

Terminal Head TPK Merauke Muhammad Rasul Irmadani mengatakan arus peti kemas pada tahun 2025 tercatat sebanyak 52.715 TEUs atau tumbuh sekitar 14 persen dari tahun 2024 yang tercatat sebanyak 46.429 TEUs. Demikian halnya arus tahun 2024 tersebut juga tumbuh 14 persen dari tahun 2023 yang tercatat sebanyak 40.671 TEUs.

Pihaknya menyebut telah melakukan beberapa upaya untuk peningkatan kapasitas di Pelabuhan Merauke, salah satunya perbaikan dan penataan lapangan penumpukan. Penggunaan lapangan penumpukan untuk kegiatan stripping dan stuffing menjadikan yard occupancy ratio (YOR) atau tingkat keterisian lapangan penumpukan mencapai rata-rata 75 persen. Dengan keberadaan depo di luar pelabuhan, YOR dapat ditekan menjadi rata-rata 40 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perseroan juga mendatangkan sejumlah alat pendukung untuk kegiatan peti kemas di Pelabuhan Merauke. Rasul menyebut sudah ada penambahan 1 unit side loader yang digunakan sebagai alat angkat peti kemas kosong sudah tiba beserta 1 unit head truck dan chassis untuk alat angkut peti kemas. Menyusul selanjutnya 1 unit reach stacker dan 2 unit head truck dan chassis yang saat ini sedang dalam tahap pengiriman.

"Kami sangat mendukung keberadaan depo di luar pelabuhan, dengan demikian kapasitas lapangan penumpukan dapat optimal untuk kegiatan bongkar muat peti kemas yang setiap tahun semakin meningkat," pungkasnya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT