News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro Kini Tembus Pasar Onliner dan Marketplace, Modal Kecil, Dampaknya Besar

Tantangan terbesar pengusaha ultra mikro sebenarnya bukan hanya soal modal. Banyak pelaku usaha kecil kesulitan berkembang karena minim akses pelatihan, keterampilan promosi
Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:38 WIB
Ilustrasi Modal Kecil, Dampaknya Besar! Cara Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro Kini Tembus Pasar Onliner dan Marketplace
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Di berbagai negara maju, pemberdayaan pengusaha ultra mikro kini tidak lagi hanya berfokus pada bantuan modal. Pemerintah dan lembaga keuangan mulai menggabungkan pembiayaan dengan pelatihan digital, branding, hingga pemasaran daring agar pelaku usaha kecil mampu bertahan di tengah perubahan perilaku konsumen. 

Di Korea Selatan misalnya, program dukungan UMKM tidak hanya menyediakan akses kredit berbunga rendah, tetapi juga pelatihan e-commerce dan pemasaran media sosial agar pedagang tradisional bisa menjangkau pasar digital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di Inggris, program “Help to Grow” mendorong pelaku usaha kecil memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan produktivitas dan penjualan.

Transformasi digital memang menjadi salah satu kunci penting bagi usaha ultra mikro saat ini. Data Bank Dunia menunjukkan lebih dari 60 persen usaha kecil yang mampu mengadopsi teknologi digital memiliki peluang lebih besar untuk bertahan pascapandemi. 

Di Indonesia sendiri, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat jumlah UMKM yang masuk ekosistem digital terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Platform seperti TikTok Shop, Shopee, hingga Instagram kini menjadi ruang baru bagi pedagang kecil untuk memperluas pasar tanpa harus memiliki toko besar.

Namun, tantangan terbesar pengusaha ultra mikro sebenarnya bukan hanya soal modal. Banyak pelaku usaha kecil kesulitan berkembang karena minim akses pelatihan, keterampilan promosi, hingga kepercayaan diri untuk memasarkan produknya secara lebih profesional. 

Karena itu, strategi pemberdayaan yang efektif kini tidak cukup hanya memberikan pinjaman, tetapi juga pendampingan usaha yang berkelanjutan. Pendekatan inilah yang mulai dirasakan sejumlah pengusaha ultra mikro di Indonesia.

Salah satu kisah datang dari Sri Aryanti Nurafiah atau Yanti, seorang ibu rumah tangga yang awalnya hanya ingin membantu perekonomian keluarga melalui usaha kecil kriya rumahan. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, ia mengaku sempat ragu memulai usaha karena terkendala modal.

Penghasilan suaminya belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah keterbatasan tersebut, ia mencoba membuat gantungan kunci dan berbagai produk kriya sederhana dari rumah. Namun usahanya sulit berkembang karena keterbatasan bahan baku dan akses pemasaran.

Tantangan Pengusaha Ultra Mikro: Semangat Ada, Akses Terbatas

Fenomena seperti yang dialami Yanti sebenarnya banyak terjadi di Indonesia. Pelaku usaha ultra mikro sering kali memiliki semangat bekerja tinggi, tetapi minim akses pembiayaan formal karena tidak memiliki jaminan atau administrasi usaha yang memadai.

Dalam sistem keuangan konvensional, kepercayaan biasanya diukur melalui aset, histori kredit, dan kemampuan administrasi. Sementara bagi pengusaha ultra mikro, banyak yang bahkan masih fokus memenuhi kebutuhan harian keluarga. 

Akibatnya, mereka sering gagal mendapatkan kesempatan berkembang sebelum benar-benar diberi ruang untuk tumbuh.

Padahal, akses pembiayaan tanpa jaminan memiliki dampak besar bagi usaha kecil. Tidak hanya membantu modal usaha, tetapi juga membangun rasa percaya diri bahwa usaha mereka dianggap layak dan memiliki potensi berkembang.

Pada 2022, ia mulai mendapatkan akses pembiayaan usaha dari program PNM yang kemudian digunakan untuk membeli bahan baku dan mengembangkan produksi. Dari usaha kecil rumahan, perlahan usahanya mulai berkembang hingga berani membuka lapak sendiri.

Perubahan terbesar yang dirasakannya ternyata bukan hanya soal tambahan modal. Ia mengaku pelatihan usaha yang diterima justru menjadi titik penting perkembangan bisnisnya.
Melalui program pelatihan, 

Ia mulai belajar tentang promosi produk, branding, desain kemasan atau packaging, hingga strategi pemasaran digital. Dari yang sebelumnya hanya menjual secara sederhana kepada lingkungan sekitar, kini produknya mulai dipasarkan melalui TikTok dan Shopee.

Transformasi tersebut menunjukkan bahwa pelatihan digital menjadi kebutuhan penting bagi pengusaha ultra mikro saat ini. Konsumen modern tidak lagi hanya membeli produk, tetapi juga memperhatikan tampilan visual, cerita produk, hingga interaksi di media sosial.

Di berbagai negara maju, pendekatan serupa juga diterapkan untuk membantu usaha kecil naik kelas. Jepang misalnya, memiliki banyak program pelatihan digital bagi pengrajin lokal agar produk tradisional bisa dipasarkan melalui marketplace global. Strategi ini membuat banyak usaha kecil mampu menjangkau pasar yang sebelumnya sulit diakses.

Di Indonesia, perubahan perilaku belanja masyarakat juga membuat pelaku usaha ultra mikro harus mulai memahami pemasaran digital. Konten video pendek di TikTok, live shopping, hingga marketplace kini menjadi sarana efektif meningkatkan penjualan tanpa biaya besar.

Kisah ini memperlihatkan bahwa masyarakat kecil sebenarnya tidak membutuhkan belas kasihan. Mereka membutuhkan akses, kesempatan belajar, dan ruang untuk membuktikan kemampuan sendiri.

Pendampingan usaha yang berkelanjutan dapat mengubah cara pandang pelaku usaha terhadap dirinya sendiri. Dari yang awalnya hanya ingin bertahan hidup, mulai berani membangun mimpi yang lebih besar.
Kini, usaha kriya yang dirintis perlahan berkembang dan dikenal lebih luas melalui platform digital. 

Bahkan, ia berhasil menjadi Juara 2 Mekaarpreneur kategori nasabah naik kelas wilayah Bekasi–Jakarta, sebuah pencapaian yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan ekonomi rakyat tidak cukup hanya berbicara soal bantuan modal. Strategi yang lebih efektif adalah menghadirkan kombinasi pembiayaan, pelatihan, pendampingan, dan akses digital agar pelaku usaha ultra mikro mampu tumbuh secara mandiri.

Di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin cepat, pengusaha ultra mikro memiliki peluang besar untuk berkembang. Namun peluang itu hanya bisa dimanfaatkan jika mereka mendapatkan akses pengetahuan, teknologi, dan kepercayaan untuk melangkah lebih jauh. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meninggal di Hari Jumat: Ini Rentetan Perjuangan Andie Peci untuk Persebaya, Bonek, dan Kaum Buruh

Meninggal di Hari Jumat: Ini Rentetan Perjuangan Andie Peci untuk Persebaya, Bonek, dan Kaum Buruh

Tokoh legendaris Bonek sekaligus salah satu aktor utama di balik kembalinya Persebaya Surabaya ke panggung kompetisi nasional Andy Kristiantono atau Andie Peci
BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7 Persen untuk Perluas Akses Investasi Masyarakat

BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7 Persen untuk Perluas Akses Investasi Masyarakat

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinvestasi melalui instrumen Surat Utang Negara. 
John Herdman Tak Sabar Lakoni Laga Panas Kontra Vietnam, Sebut Jadi Ajang Timnas Indonesia Ukur Kualitas Tim

John Herdman Tak Sabar Lakoni Laga Panas Kontra Vietnam, Sebut Jadi Ajang Timnas Indonesia Ukur Kualitas Tim

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan kepercayaan diri tinggi menjelang bergulirnya Piala AFF 2026. Akui tak sabar tantang Vietnam dan Malaysia.
Dipanggil DPRD Jombang, Bank Jombang Diminta Buka Data Kredit Ngatini yang Membengkak hingga Rp140 Juta

Dipanggil DPRD Jombang, Bank Jombang Diminta Buka Data Kredit Ngatini yang Membengkak hingga Rp140 Juta

Polemik kredit yang menimpa Ngatini, warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang, terus bergulir dan kini mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Jombang.
Lensa Berbicara: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Perdana di KPK Usai OTT

Lensa Berbicara: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Perdana di KPK Usai OTT

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani memenuhi panggilan penyidik Komisi KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (10/7/2026), setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.
Hadiri IISAR 2026, Basarnas Perkuat Jaringan Internasional untuk Hadapi Ancaman Bencana

Hadiri IISAR 2026, Basarnas Perkuat Jaringan Internasional untuk Hadapi Ancaman Bencana

Pemerintah Indonesia lewat Basarnas semakin terus memperkuat posisinya sebagai pusat kolaborasi internasional di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR).

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan zodiak keuangan 11 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio diprediksi paling cuan dan Cancer disarankan refleksi di Sabtu besok.
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Perubahan jadwal Super League 2026-2027 ini agar tak ada klub yang menolak panggilan Timnas Indonesia sehingga menyulitkan pelatih John Herdman menyusun skuad Piala AFF 2026. 
Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa anak Rachmat Gobel? Anggota DPR RI sekaligus bos Panasonic Indonesia, putranya seorang seniman dan putranya pimpin bisnis Gobel Group.
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT