Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja
- Gambar ilustrasi AI
tvOnenews.com - Masa pensiun sering dibayangkan sebagai fase hidup paling tenang setelah puluhan tahun bekerja. Namun di balik itu, banyak orang justru merasa cemas ketika mendekati usia pensiun.
Kekhawatiran soal pendapatan yang menurun, kesehatan, hingga kehilangan aktivitas produktif menjadi tantangan nyata yang dialami banyak pensiunan di berbagai negara.
Di sejumlah negara maju seperti Jepang, Belanda, dan Australia, persiapan pensiun bahkan sudah dilakukan sejak usia produktif. Jepang misalnya dikenal memiliki budaya “active aging”, di mana lansia tetap aktif bekerja ringan, berkebun, atau menjalankan usaha kecil setelah pensiun.
Sementara di Belanda, sistem dana pensiun yang kuat membuat masyarakat terbiasa merencanakan kebutuhan hari tua sejak muda. Data OECD menunjukkan negara-negara dengan indeks kesiapan pensiun tinggi umumnya memiliki literasi finansial dan perencanaan jangka panjang yang baik.
Di Indonesia, tren serupa mulai berkembang. Banyak pensiunan kini memilih tetap aktif dengan membuka usaha kecil, bertani, beternak, hingga menjalankan hobi produktif.
Para ahli perencana keuangan juga menyarankan agar masa pensiun tidak hanya dipersiapkan lewat tabungan, tetapi juga dengan membangun sumber pendapatan tambahan serta menjaga kesehatan mental dan sosial agar tetap bahagia di usia lanjut.
Salah satu contoh pensiunan yang mencoba menerapkan pola hidup produktif itu adalah Koeswanto, pensiunan ASN asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Purwokerto. Ia memilih menikmati masa pensiunnya dengan mengurus kolam ikan, berkebun, sekaligus membuka usaha toko kelontong di rumahnya.
Kehidupan setelah pensiun membutuhkan persiapan matang. Sebab, dana pensiun bulanan sering kali belum cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluarga jika tidak disertai pengelolaan keuangan yang baik.
Pentingnya Menyiapkan Aktivitas Produktif Setelah Pensiun
Banyak pakar keuangan menyebut pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Justru, memiliki aktivitas produktif dapat membantu menjaga kesehatan fisik maupun mental para pensiunan.
Banyak orang memiliki gambaran ingin menikmati hidup yang lebih tenang di desa. Lingkungan rumah yang dekat dengan aliran sungai dimanfaatkannya untuk membuat beberapa kolam ikan sebagai kegiatan sehari-hari.
Load more