Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR) resmi melepas 458 wisudawan pada gelaran wisuda ke-26, Sabtu (31/10).
Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Rektor USBR, Iman Sampurna, menekankan bahwa institusi pendidikan tinggi harus lincah dalam beradaptasi dengan perubahan zaman.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi AI dalam kurikulum bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mengasah daya saing mahasiswa.
“Melalui kerja sama dan pemanfaatan teknologi AI, diharapkan dapat meningkatkan kualifikasi serta kompetensi para lulusan sehingga mampu menjawab tantangan zaman, adaptif, dan memiliki daya saing serta reputasi yang baik di dunia kerja,” ujar Iman.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Presiden sekaligus Direktur Synapse, Simon Schmidt, memaparkan visinya terkait pengembangan ekosistem pendidikan berbasis AI di Indonesia.
Ia memperkenalkan teknologi Agentic AI sebagai alat bantu bagi tenaga pengajar dan mahasiswa untuk mengefisiensikan proses belajar.
Simon menegaskan bahwa peran teknologi ini bukanlah untuk mengganti esensi kurikulum atau pengajar, melainkan sebagai akselerator dalam penyampaian materi agar lebih efektif.
Bagi USBR, integrasi teknologi ke dalam pendidikan tinggi adalah langkah strategis untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mahir secara digital.
Dengan melepas 458 wisudawan tahun ini, USBR optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. (dpi)
Load more