News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boom Spending dan Pinjol Makin Mengkhawatirkan, Gen Z Diminta Waspada Sebelum Terjebak Utang Konsumtif

Fenomena boom spending dan pinjaman online semakin banyak terjadi di kalangan generasi muda. Simak penyebab, data terbaru, dampak finansial, serta tips menghindari jerat utang konsumtif.
Senin, 29 Juni 2026 - 22:55 WIB
Ilustrasi Boom Spending dan Pinjol Makin Mengkhawatirkan, Gen Z Diminta Waspada Sebelum Terjebak Utang Konsumtif
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Pola pikir tersebut dikenal dalam berbagai kajian perilaku konsumen sebagai bentuk present bias, yakni kecenderungan lebih mengutamakan kepuasan saat ini dibandingkan manfaat jangka panjang.

Psikolog menjelaskan bahwa aktivitas belanja memang dapat memicu pelepasan hormon dopamin yang menimbulkan rasa senang sesaat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun efek tersebut biasanya hanya berlangsung sementara. Setelahnya, rasa bersalah dan tekanan akibat pengeluaran yang membengkak justru dapat memicu siklus belanja impulsif berikutnya.

Kondisi inilah yang kemudian diperparah ketika akses terhadap pinjaman online menjadi semakin mudah.

Pinjaman Online Mempermudah Konsumsi, tetapi Menyimpan Risiko

Fenomena boom spending menjadi semakin kompleks karena didukung berbagai layanan keuangan digital, termasuk pinjaman online.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, **Bayu Rakhmana**, mengatakan kemudahan pembayaran digital sering kali membuat masyarakat sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

"Sehingga digital payment dapat menjadi masalah kalau tidak diatur dengan bijak. Sekarang kapan pun bisa belanja online, bahkan malam sekalipun. Tidak ada uang tinggal pinjol," ujarnya melansir dari Jabarprov, Jumat (12/6/2026).

Menurut Bayu, edukasi mengenai pengelolaan keuangan menjadi sangat penting agar generasi muda tidak mudah tergoda menggunakan pinjaman online hanya untuk memenuhi gaya hidup konsumtif.

"Jangan mudah tergiur pinjol dan apalagi judi online," tegasnya.

Pandangan senada disampaikan Rektor Universitas Islam Bandung, **Prof. A. Harits Nu'man**. Ia menilai perkembangan digital membawa banyak kemudahan, tetapi juga dapat menjadi bumerang apabila tidak dibarengi literasi keuangan yang memadai.

"Tinggal pencet beli online, timeless 24 jam bisa dilakukan. Sehingga kami wajib memberikan wawasan agar bijak dalam menggunakan aplikasi dan tidak terjerat hutang pinjaman online. Bukan sekadar FOMO, tapi perkuat literasi keuangan digital agar tidak terjebak."

Fenomena serupa juga terjadi di berbagai negara maju. Di Amerika Serikat, penggunaan layanan Buy Now, Pay Later meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan usia 18–34 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ekonom mengingatkan bahwa kemudahan pembayaran cicilan dapat mendorong perilaku konsumtif apabila tidak disertai kemampuan mengelola keuangan secara sehat.

OJK: Literasi Keuangan Menjadi Kunci Menghindari Jerat Pinjol

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT