News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

USU Gelar ICoPOF 2026, Perkuat Kolaborasi Global untuk Pembangunan Kependudukan dan Keluarga

Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan The 1st International Conference on Population and Family Development (ICoPoF) 2026 sebagai forum kolaborasi akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari berbagai negara untuk memperkuat pembangunan kependudukan dan keluarga berbasis riset.
Jumat, 17 Juli 2026 - 17:33 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com – Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan The 1st International Conference on Population and Family Development (ICoPoF) 2026 sebagai forum kolaborasi akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi dari berbagai negara untuk memperkuat pembangunan kependudukan dan keluarga berbasis riset.

Konferensi internasional yang mengusung tema “Strengthening Population and Family Development to Achieve the Sustainable Development Goals (SDGs)” itu digelar di Ruang DLCB Lantai 8 Kampus USU, Medan, Kamis (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan dibuka oleh Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., didampingi Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sekretaris Utama BKKBN Prof. Budi Setiyono, Ph.D., serta Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Dr. Eng. Bonivasius Prasetya Ichtiarto.

Konferensi ini merupakan kolaborasi antara USU dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Forum tersebut menjadi wadah untuk membahas berbagai tantangan kependudukan dan pembangunan keluarga sekaligus menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan kebijakan pemerintah menuju pencapaian target pembangunan nasional dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Rektor USU, Prof. Muryanto Amin, mengatakan keberhasilan pembangunan berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, ketahanan keluarga, serta kebijakan publik yang inklusif.

Menurutnya, kolaborasi lintas disiplin, lintas institusi, dan lintas negara menjadi kebutuhan untuk menghasilkan kebijakan kependudukan yang berbasis bukti ilmiah.

“ICoPoF 2026 menjadi wadah penting untuk mempertemukan peneliti, pembuat kebijakan, praktisi, dan mitra internasional dalam bertukar gagasan, berbagi pengalaman, serta memperkuat kolaborasi guna mendukung kebijakan kependudukan dan pembangunan keluarga berbasis bukti,” ujar Muryanto.

Ia berharap berbagai hasil penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut dapat menjadi dasar penyusunan evidence-based policy sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis bagi pembangunan kependudukan dan keluarga di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Kemendukbangga/Sestama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, mengatakan konferensi tersebut menjadi momentum menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan hasil kajian akademik.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menyusun Desain Besar Pembangunan Kependudukan (DBPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai acuan tata kelola kependudukan modern untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Dua dokumen ini menjadi desain tata kelola kependudukan modern di Indonesia agar tercapai Indonesia Emas 2045,” katanya.

Direktur Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi USU, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&E, MPH., Sp.Park, menjelaskan ICoPoF merupakan tindak lanjut pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Kependudukan (KPTK) melalui kolaborasi Kemendukbangga dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ia mengatakan konsorsium tersebut bertujuan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan kependudukan berbasis bukti.

“Harapannya, konferensi ini menghasilkan rekomendasi ilmiah yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pembangunan kependudukan dan ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

ICoPoF 2026 diikuti 86 peserta, terdiri atas 34 peserta luring dan 52 peserta daring, yang berasal dari 16 perguruan tinggi serta enam institusi dan organisasi pemerintah dari Indonesia maupun luar negeri. Forum ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan jejaring internasional dalam menghasilkan kebijakan kependudukan yang berbasis riset dan kolaborasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BSKDN Dorong Mahasiswa KKN Jadi Motor Inovasi Berbasis Kearifan Lokal di Kepulauan Yapen

Kepala BSKDN Dorong Mahasiswa KKN Jadi Motor Inovasi Berbasis Kearifan Lokal di Kepulauan Yapen

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, memberikan motivasi kepada para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cenderawasih (Uncen). 
Denis Kolinger Ungkap Kesan Pertama Dilatih Shin Tae-yong di Persija Jakarta: Dia Sangat Profesional

Denis Kolinger Ungkap Kesan Pertama Dilatih Shin Tae-yong di Persija Jakarta: Dia Sangat Profesional

Rekrutan anyar Persija Jakarta, Denis Kolinger, mulai menikmati proses adaptasinya bersama Macan Kemayoran.
Win Metawin Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Duo Host Siap Meriahkan Acara

Win Metawin Bakal Gelar Fan Meeting di Jakarta, Duo Host Siap Meriahkan Acara

Win Metawin bakal gelar fan meeting di Jakarta, pihak promotor kenalkan duo host yang siap meriahkan acara.
Kejahatan SDA-LH Makin Terorganisir, Dirtipidter Bareskrim Polri Ingatkan Kolaborasi Aparat Hukum

Kejahatan SDA-LH Makin Terorganisir, Dirtipidter Bareskrim Polri Ingatkan Kolaborasi Aparat Hukum

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Muhammad Irhamni menegaskan pentingnya penguatan strategi penindakan dan sinergi antar-aparat penegak hukum guna memberantas kejahatan di sektor Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (SDA-LH).
Murka Truk Molen Tabrak JPO Matraman, Gubernur Pramono: Sanksi Sekeras-kerasnya

Murka Truk Molen Tabrak JPO Matraman, Gubernur Pramono: Sanksi Sekeras-kerasnya

Aksi pengemudi truk yang bermain ponsel hingga memicu kecelakaan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, memantik reaksi keras dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. 
Selain Laga Maut Spanyol vs Argentina, Apa Lagi yang Harus Diantisipasi di Final Piala Dunia 2026?

Selain Laga Maut Spanyol vs Argentina, Apa Lagi yang Harus Diantisipasi di Final Piala Dunia 2026?

Bagi para pencinta sepak bola di seluruh dunia, inilah beberapa hal krusial yang wajib diantisipasi menjelang babak final di Piala Dunia 2026.

Trending

Respons Menohok Kompolnas Terkait Pernyataan Mahfud MD soal Kasus Febrie Adriansyah

Respons Menohok Kompolnas Terkait Pernyataan Mahfud MD soal Kasus Febrie Adriansyah

Kompolnas Yusuf Warsyim lontarkan respons menohok terkait pernyataan eks Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud soal kasus eks Jampidsus
4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 shio yang dianugerahi peluang emas pada 18 Juli 2026 sudah terungkap! Ayam paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio besok sekarang!
Soal Serangan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kader Muda Golkar: Tidak Mendasar

Soal Serangan terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kader Muda Golkar: Tidak Mendasar

Kader Muda Partai Golkar menilai berbagai serangan yang diarahkan ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia muncul di tengah keberhasilan pemerintah mendorong implementasi program B50 dan percepatan pengembangan Blok Masela sebagai proyek strategis nasional.
Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat merespons insiden meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (16/7). 
Majelis Hakim Mengesahkan Arkana Jadi Anak Ridwan Kamil

Majelis Hakim Mengesahkan Arkana Jadi Anak Ridwan Kamil

Majelis Hakim PA Bandung akhirnya mengesahkan Arkana Aidan Misbach jadi anak mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Bunyi penetapan itu sebagaimana dilihat tvOne
Terungkap, Alasan Utama KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

Terungkap, Alasan Utama KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

KPK memilih untuk tidak menindaklanjuti laporan penolakan gratifikasi yang dilayangkan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli. Penolakan ini lantaran gratifikasi
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 18 Juli 2026, di antaranya Leo panen peluang dan Cancer diselimuti rezeki. Ada zodiakmu?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT