Viral Video Mahasiswi Undana Kupang Histeris Depresi Gegara Sidang Proposal Batal 12 Kali hingga Penguji Diubah
- Istimewa/istockphoto.com
tvOnenews.com – Jagat media sosial digemparkan oleh video viral yang memperlihatkan kondisi pilu seorang mahasiswi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat (FKM) tersebut dilaporkan mengalami depresi berat hingga harus dilarikan ke rumah sakit usai sidang proposal skripsinya dibatalkan sebanyak 12 kali.
Kabar mengejutkan ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun Facebook @JublinaThalo. Dalam rekaman video yang beredar, mahasiswi tersebut tampak menangis meronta-ronta di lantai rumahnya sambil ditenangkan oleh pihak keluarga.
- tim tvonenews
Selain urusan pembatalan ujian yang berulang kali, dugaan pergantian dosen penguji secara sepihak juga disinyalir menjadi pemicu utama tekanan mental yang dialami korban.
"Seorang Mahasiswi Prodi FKM Depresi berat hingga menangis menghadap orang tuanya karena diketahui sang ibu dosen yang merupakan penguji mengubah Dosen Penguji... Bukan hanya menangis, mahasiswi tersebut pun dikabarkan sang ibunda dirawat di RS. Selain mengubah dosen penguji, saat ujian Proposal pun mahasiswi itu dikabarkan batal ujian sampai pada 12 kali baru bisa lanjut ke tahap berikut," tulis deskripsi dalam unggahan viral tersebut.
Dalam video emosional itu, terdengar suara kerabat korban berusaha meredam gejolak histeris sang mahasiswi. "Besok kita cari jalan, sudah. Besok kita cari jalan," ujar seorang wanita berusaha menenangkan.
Pihak Rektorat dan Fakultas Langsung Turun Tangan
Merสpon riak kegaduhan publik tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Undana Kupang, Rudi Rohi, menegaskan bahwa pihak rektorat telah mengantongi laporan internal sebelum kasus ini viral di media sosial.
"Sebelum beredar ramai sebenarnya sekitar satu hari sebelumnya kita sudah mendapatkan masukan laporan karena beberapa teman-teman dosen dan mahasiswa minta kerja sama. Secara cepat kita sudah melakukan tindak lanjut untuk meminta pihak fakultas mengetahui duduk permasalahannya seperti apa," ungkap Rudi Rohi, Sabtu (1/8/2026).
Senada dengan rektorat, Dekan FKM Undana Kupang, Apris Adu, menyatakan bahwa pihaknya langsung menggelar rapat darurat bersama jajaran Wakil Dekan, Kepala Tata Usaha, hingga pengelola program studi serta operator akademis.
Load more