News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teriakan Histeris Menggema di Tambang Lawang Tua, 3 Penambang Tak Tertolong

Tiga penambang tewas dan enam lainnya terluka setelah tebing tambang emas rakyat Lawang Tua, Sumbawa, runtuh. Polisi menutup lokasi dan menyelidiki kejadian.
Minggu, 6 September 2026 - 16:24 WIB
Teriakan Histeris Menggema di Tambang Lawang Tua, 3 Penambang Tak Tertolong
Sumber :
  • Irwan

Sumbawa, tvOnenews.com - Suasana di kawasan tambang emas rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Sabtu (5/9/2026) malam.

Para penambang yang tengah bekerja tiba-tiba tertimpa material batu dan tanah dari tebing tambang yang runtuh. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WITA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sembilan penambang terdampak dalam kejadian itu. Tiga orang meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Teriakan histeris terdengar setelah material tebing runtuh. Warga yang mendengar suara tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Bersama penambang lainnya, mereka berusaha mengeluarkan para korban yang tertimbun dan membawa mereka ke tempat yang lebih aman.

Karyawan camp setempat juga ikut membantu proses evakuasi. Kendaraan operasional jenis Hilux digunakan untuk membawa para korban menuju Puskesmas Lantung sekitar pukul 22.00 WITA.

Kepolisian Resor Sumbawa kemudian menerima laporan kejadian tersebut dan langsung melakukan penanganan.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., bersama sejumlah pejabat utama Polres Sumbawa turun langsung ke lokasi sekitar pukul 00.30 WITA untuk memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP).

Satu Korban Meninggal di Lokasi

Kasi Humas Polres Sumbawa Iptu Zainal Arifin mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika para korban bersama penambang lainnya sedang mengambil material di bagian bawah tebing.

Pada saat yang sama, terdapat aktivitas penambangan di bagian atas tebing. Aktivitas tersebut diduga dilakukan dengan cara mencongkel atau membetel batu.

Material batu dan tanah kemudian runtuh dari bagian atas tebing dan jatuh ke area tempat para penambang berada.

"Akibat dari kecelakaan kerja ini, tiga orang penambang meninggal dunia, masing-masing satu orang meninggal di TKP dan dua orang lainnya meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lantung. Enam orang lainnya mengalami luka-luka," ujar Iptu Zainal Arifin.

Dari tiga korban yang meninggal dunia, satu orang yakni SY (44), warga Kecamatan Lopok, meninggal di lokasi kejadian.

Sementara dua korban lainnya, SF (58) dan I (19), yang merupakan warga Kecamatan Moyo Hilir, meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lantung.

Enam Penambang Selamat dengan Kondisi Berbeda

Enam penambang lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka. Kondisi mereka berbeda-beda, mulai dari luka ringan hingga luka berat.

F (17), warga Kecamatan Moyo Hilir, mengalami luka ringan. Setelah mendapatkan penanganan, korban dibawa pulang oleh keluarganya.

Sementara M (47), NW (25), dan S (43) mengalami luka berat. Ketiganya kemudian dirujuk ke RSUD Provinsi NTB untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dua korban lainnya, yakni SMS (45) dan JR (21), warga Kecamatan Lantung, mengalami luka ringan dan telah dibawa pulang oleh keluarga.

Dengan demikian, dari sembilan orang yang terdampak dalam peristiwa runtuhnya material tambang tersebut, tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi Tambang

Setelah kejadian, Polres Sumbawa mengambil langkah dengan menghentikan dan menutup aktivitas penambangan di lokasi.

Petugas memasang garis polisi atau police line di sekitar area kejadian. Penutupan juga mencakup area serta alat berat yang berada di sekitar TKP.

Polisi melakukan olah TKP sekaligus mengamankan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut sebagai barang bukti.

Sejumlah barang yang diamankan antara lain pakaian korban, jeriken, alas kaki, topi, serta peralatan tambang berupa linggis dan palu.

Selain mencari tahu penyebab runtuhnya material batu dan tanah, polisi juga akan mendalami aktivitas pertambangan di lokasi tersebut.

Penyelidikan turut diarahkan untuk mengetahui dugaan aktivitas pertambangan yang belum mengantongi Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Keluarga Korban Terima Kejadian sebagai Musibah

Polres Sumbawa menyatakan akan menindaklanjuti kejadian tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa.

Iptu Zainal mengatakan keluarga para korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun secara hukum.

"Menyikapi hal ini, Bu Kapolres Sumbawa telah berkoordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Sumbawa dan akan menindaklanjuti atas adanya kejadian ini. Pihak keluarga para korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menyatakan tidak akan menuntut pihak manapun secara hukum," pungkas Iptu Zainal.

Peristiwa di Lawang Tua kembali memperlihatkan besarnya risiko yang dihadapi para pekerja di kawasan tambang rakyat.

Kondisi tebing dan material tanah yang labil dapat menjadi ancaman ketika aktivitas penggalian berlangsung. Risiko tersebut semakin besar ketika proses penambangan dilakukan dengan peralatan sederhana.

Sebelumnya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Forkopimda juga diketahui pernah meninjau kawasan tambang di wilayah Lantung.

Kini, setelah tiga penambang kehilangan nyawa, aktivitas tambang di lokasi kejadian dihentikan sementara. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya material serta mendalami status legalitas aktivitas pertambangan di kawasan Lawang Tua. (irw/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Emil Audero Kena Sial, Elkan Baggott Kembali Tak Dimainkan

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Emil Audero Kena Sial, Elkan Baggott Kembali Tak Dimainkan

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri alias abroad kembali beraksi pada akhir pekan ini. Termasuk di antara mereka adalah Emil Audero.
Rekap Hasil UFC 333: Alexander Volkanovski Hantam Movsar Evloev Sampai TKO, Petr Yan Pertahankan Gelar Kelas Bantam

Rekap Hasil UFC 333: Alexander Volkanovski Hantam Movsar Evloev Sampai TKO, Petr Yan Pertahankan Gelar Kelas Bantam

Rekap hasil UFC 333, di mana Alexander Volkanovski dan Petr Yan berhasil mempertahankan gelar juara usai tampil gemilang di duel utama.
Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Minggu 25 Oktober 2026: Jaktim Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG untuk DKI Jakarta Minggu 25 Oktober 2026: Jaktim Diguyur Hujan

Prakiraan cuaca menurut BMKG untuk wilayah administratif DKI Jakarta hari ini, Minggu, 25 Oktober 2026 adalah berawan dengan kawasan Jaktim diguyur hujan ringan
Grab Dampingi Ojol Korban Tabrakan di Blok M, Ini Pernyataan Lengkapnya

Grab Dampingi Ojol Korban Tabrakan di Blok M, Ini Pernyataan Lengkapnya

Media sosial dihebohkan dengan satu video. Video yang memperlihatkan seorang pria beratribut ojol ditabrak di kawasan Blok M jadi korban tabrakan.
Hasil UFC 333: Hajar Movsar Evloev Sampai TKO, Alexander Volkanovski Pertahankan Gelar Kelas Bulu

Hasil UFC 333: Hajar Movsar Evloev Sampai TKO, Alexander Volkanovski Pertahankan Gelar Kelas Bulu

Hasil UFC 333, di mana Alexander Volkanovski berhasil mempertahankan gelar juara usai mengalahkan Movsar Evloev.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster di Kelas Bulu Super

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete Vs O'Shaquie Foster di Kelas Bulu Super

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas bulu super antara Emanuel Navarrete melawan O'Shaquie Foster.

Trending

Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Samsung W27 diperkirakan meluncur di China pada 29 Oktober 2026. Simak bocoran spesifikasi, desain premium, dan fitur Galaxy Z Fold8 Ultra yang menjadi acuannya.
Krisis Pangan di Gaza Makin Parah, PBB: Dibutuhkan Rp8,1 Triliun untuk 6 Bulan ke Depan

Krisis Pangan di Gaza Makin Parah, PBB: Dibutuhkan Rp8,1 Triliun untuk 6 Bulan ke Depan

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak para negara donor internasional untuk segera mengucurkan dana bantuan kemanusiaan
Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja

Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja

Salah satu pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia Bill Gates menyampaikan peringatan keras terkait ledakan perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial ...
Kereta Ini Menembus Perjalanan dari China ke Rusia, Intip Catatan Perdagangannya yang Fantastis

Kereta Ini Menembus Perjalanan dari China ke Rusia, Intip Catatan Perdagangannya yang Fantastis

Layanan kereta kargo China-Eropa mencatatkan tonggak sejarah baru yang masif dalam peta logistik global. Keberangkatan kereta kargo tujuan Moskow dari Stasiun -
AC Milan Siapkan Perombakan Skuad, Markus Krosche Jadi Kunci Perburuan Bek Tengah hingga Striker Baru

AC Milan Siapkan Perombakan Skuad, Markus Krosche Jadi Kunci Perburuan Bek Tengah hingga Striker Baru

AC Milan belum puas dengan komposisi skuad yang dimiliki saat ini meski sudah mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas.
AI Bukan Cuma untuk Perusahaan Besar, UMKM Bisa Memakainya untuk Mengembangkan Bisnis

AI Bukan Cuma untuk Perusahaan Besar, UMKM Bisa Memakainya untuk Mengembangkan Bisnis

Pemanfaatan AI membantu UMKM mengembangkan pemasaran digital. Bagi UMKM dengan keterbatasan sumber daya, teknologi ini membuka peluang untuk mengerjakan
Jelang Hadapi Fiorentina, Eks Inter Milan Bongkar Kelemahan Nerazzurri: Kesulitan Hadapi Serangan Balik

Jelang Hadapi Fiorentina, Eks Inter Milan Bongkar Kelemahan Nerazzurri: Kesulitan Hadapi Serangan Balik

Inter Milan mendapat peringatan jelang hadapi Fiorentina. Eks bek Nerazzurri, Fulvio Collovati, menilai lini pertahanan tim asuhan Chivu memiliki kelemahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT