Partnership Tak Lagi Sekadar Bisnis, Mengapa Dampak Sosial dan Lingkungan Makin Penting?
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Perkembangan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan semakin ditempatkan sebagai bagian dari tata kelola bisnis, bukan sekadar kegiatan tambahan.
Dalam konteks tersebut, partnership dapat menjadi instrumen untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Perusahaan dapat menggabungkan sumber daya, jaringan, teknologi, komunitas, maupun pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan yang sulit ditangani oleh satu pihak saja.
Dari Penanaman Mangrove hingga Pemberdayaan UMKM
Gagasan tersebut juga mulai terlihat dalam sejumlah kolaborasi di Indonesia. Salah satu contohnya adalah program penanaman mangrove yang melibatkan Indosat dan Alfamart pada 25 April 2026 di Tanjung Pasir. Program tersebut menghubungkan aktivitas pembelian pulsa dengan kontribusi untuk penanaman mangrove dan melibatkan mahasiswa IPB melalui organisasi Tree Grower Community.
Dalam perspektif partnership, pola tersebut menarik karena transaksi tidak berhenti sebagai aktivitas komersial. Konsumen, perusahaan, jaringan ritel, dan komunitas akademik ditempatkan dalam satu rangkaian kegiatan yang memiliki tujuan lingkungan.
Perspektif inilah yang dibawa oleh Zulkifli Abidin Chaniago, profesional berlatar belakang Fakultas Kehutanan IPB yang berkarier melalui sektor ritel, teknologi finansial, hingga telekomunikasi. Menurutnya, latar belakang kehutanan membuat pertumbuhan bisnis perlu dilihat bersama manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan dan masyarakat.
Partnership yang baik, dalam pandangannya, tidak berhenti pada transaksi, tetapi perlu membuka peluang penciptaan nilai bagi perusahaan, mitra, konsumen, dan masyarakat.
Pendekatan serupa terlihat dalam Kampung Digital Binaan Indosat dan Alfamart di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, yang diresmikan pada 25 September 2026. Program tersebut mencakup pelatihan UMKM, pengembangan produk berdasarkan potensi lokal, pemasaran digital, serta pengenalan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI).
Yang menjadi penting bukan hanya pelaksanaan pelatihannya, melainkan kesinambungan setelah kegiatan selesai. Pemberdayaan masyarakat membutuhkan proses agar pengetahuan dapat diterapkan, produk dikembangkan, dan kemampuan pemasaran terus meningkat.
Partnership Berkelanjutan Membutuhkan Proses, Bukan Sekadar Program
Pengalaman lintas industri juga menunjukkan bahwa kolaborasi berdampak membutuhkan perspektif jangka panjang. Pendidikan dan pengembangan kapasitas menjadi salah satu bagian penting karena perubahan tidak selalu terjadi hanya melalui bantuan atau program satu kali.
Load more