News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Wisatawan Buat Gaduh di Bali, Ini Langkah Kemenparekraf dan Pemerintah Bali

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Bali melakukan berbagai upaya mengatasi maraknya aksi bule yang sempat membuat gaduh di Bali. 
Selasa, 26 September 2023 - 10:35 WIB
Langkah Kemenparekraf dan Pemerintah Bali atasi maraknya wisatawan yang buat Gaduh di Bali
Sumber :
  • tim tvone - alfani

Denpasar, tvOnenews.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi maraknya aksi bule yang sempat membuat gaduh di Bali. 

Salah satunya menyebarkan buku panduan Dos And Don'ts bagi Wisatawan yang datang ke Bali untuk Berlibur, baik itu di terminal kedatangan internasional di bandara I Gusti Ngurah Rai maupun hotel tempat mereka menginap selama di Bali, baik secara fisik maupun digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut diterangkan Deputi Pemasaran Kementrian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali.  

"Di dalam Buku Dos And Don'ts tersebut sudah ada panduan bagaimana mereka berkelakuan yang baik selama di Bali, contohnya ketika sedang berkendara di Bali, mereka harus punya SIM dan kelengkapan berkendara,” kata Deputi Made Marthini. 

Menurut Deputi Kemenparekraf, memang kejadian yang kurang mengenakkan yang dilakukan para wisatawan di Bali tidak hanya terjadi di Bali saja, namun hal serupa juga terjadi di beberapa kawasan wisata yang ada di dunia, pasca Covid19 melanda dunia. 

"Untuk mengurangi kejadian WNA yang berbuat gaduh di Bali dibutuhkan sosialisasi lebih maksimal untuk menyebarkan buku panduan Dos And Don'ts yang telah disiapkan Pemerintah. Rencananya sosilisasi akan lebih diperbaiki dan akan terus diupayakan, baik itu dari Online dan Travel Agent serta Asosiasi Perhotelan yang ada di Bali. Agar para wisatawan semakin paham larangan-larangan yang harus mereka taati selama berlibur," terang Marthini. 

Untuk itu pemerintah sangat terbuka jika ada masukan dari kalangan pelaku pariwisata di Bali, untuk membantu memberikan solusi untuk menjadikan Bali sebagi kawasan wisata yang nyaman untuk dikunjungi. 

Sementara menurut Pemerintah Provinsi Bali melalui Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Ngurah Pemayun, pembagian Dos And Don'ts sangat efektif. Bahkan pihak Kadispar sendiri telah membentuk Satgas Tata Kelola yang terdiri dari berbagai pelaku pariwisata di Bali. 

"Saya rasa pembagian buku panduan Dos And Don'ts sangat efektif dimana kami telah menggandeng semua pihak terkait baik itu travel agent maupun semua persatuan hotel
yang ada di seluruh Bali. Sebelum wisataan itu menginap kita telah memberikan sosialisasi buku panduan tersebut oleh pihak hotel," pungkas Tjok Ngurah Pemayun. 

Untuk mendukung kenyamanan Bali bagi wisatawan asing, pihak kepolisian maupun pihak Imigrasi Bali telah melakukan upaya tindakan tega bagi Warga Negara Asing yang melakukan pelanggaran hukum maupun perbuatan tidak senonoh yang viral beberapa hari ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam satu minggu ini pihak Imigrasi Denpasar maupun Imigrasi Ngurah Rai telah mendeportasi WN Inggris atas nama Adam Alexander (29) yang mendorong Polwan saat ditegur melakukan pelanggaran berlalu lintas. Adam pun dihukum percobaan 1 bulan penjara. 

Dan satu lagi wisatawan asal Itali yang terekam CCTV rumah warga saat melakukan tindakan asusila yang viral di media sosial. Mereka juga dilarang untuk masuk kembali ke Indonesia selama 6 bulan, sesuai perundang-undangan yang berlaku. (asi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.
Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Tiga Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Yogya-Wates Bantul, Polisi Ungkap Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa terjadi di jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT