Puluhan Mahasiswa Demo di Kantor KPU Bali, Tuntut Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari Mundur
- tim tvone - aris wiyanto
2. Mengutuk keras segala bentuk represifitas, penyempitan ruang demokrasi, dan penyelewengan kekuasaan dengan memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan politik praktis demi pemilu yang luber, jurdil dan terlepas dari praktik KKN.
3. Mendesak KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu untuk mengawal dan memastikan proses pemilu agar berjalan secara luber, jurdil serta mendesak Ketua KPU yang telah melanggar etik untuk undur diri dari jabatanya.
4. Menuntut Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Badan Intelijen Negara. (BIN) beserta seluruh aparatur negara lainya agar menjalankan prinsip netralitas untuk mencegah konflik kepentingan (conflict of interest) demi mewujudkan pemilu damai, adil, dan setara.
5. Mendesak partai politik melalui DPR untuk mengajukan hak angket atas pelanggaran konstitusi yang telah dilakukan oleh rezim Jokowi.
6. Meminta siapapun yang akan berkuasa nantinya untuk berkomitmen dalam mengadili pelanggaran HAM Berat dan menghentikan privatisasi, liberalisasi, dan komersialisasi pendidikan serta menghentikan segala kebijakan anti-rakyat yang selama ini dijalankan oleh rezim, dengan mewujudkan pendidikan yang ilmiah, demokratis, dan mengabdi kepada rakyat yang didasari oleh reforma agraria dan industrialisasi nasional yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
7. Mengajak seluruh elemen mahasiswa, civitas akademika, dan masyarakat untuk mengawal demokrasi sambil membangun solidaritas masyarakat tertindas demi menciptakan demokrasi kerakyatan yang terbebas dari tindakan anti-demokrasi serta masyarakat Bali dan Indonesia yang sepenuhnya berdaulat serta terbebas dari belenggu imperialisme, feodalisme, kepentingan penguasa, dan segelintir pemodal. (awt/hen)
Load more