Sampah Kiriman Berceceran di Pesisir Pantai di Badung, Bali
- tim tvone - aris wiyanto
"Pantai di daerah Badung itu kan menghadap ke barat dan sekarang adalah angin barat dan membawa sampah, akhirnya terdampar di pantai daerah Badung yang memang menghadap ke barat cuma Pantai Tanjung Benoa saja dan Nusa Dua yang cenderung menghadap ke selatan dan ke timur. Itu beda lagi (biasanya) sampahnya datang dari timur," ungkapnya.
"Ada 12 zona pantai yang kita bagi itu untuk pembersihannya dari Pantai Pererenan sampai ke Tanjung Benoa. Dan, 12 zona yang biasanya diserang oleh sampah. Paling parah pantai di daerah Kuta dan itu paling lama diserang sampah itu, dari awal musim sampai akhir musim," jelasnya.
Ia mengatakan, bahwa untuk saat ini sulit memprediksi kapan serbuan sampah itu berhenti karena adanya perubahan pergeseran musim hujan.
"Kalau dulunya kita tahu persis di Bulan November sampai Maret. Sekarang malah Maret baru mulai jadi sesuai musim perubahan ini. Kalau BMKG memperkirakan ini sampai Bulan April kalau memang April badainya berlalu sampah juga akan minim yang mendarat," ujarnya.
Kemudian, untuk penanganan sampah di pesisir pantai daerah Badung pihaknya telah menyiapkan ratusan personil dan truk dan alat berat untuk membersihkan sampah di pantai. Pihaknya juga mengakui adanya sampah kiriman ini tentu menggangu para wisatawan yang berwisata ke pantai.
"Ketika musim begini pasti terganggu (wisatawan). Karena sampah itu merapat setiap saat, sekarang kita bersihkan kemudian sudah ada di gelombang (ombak) dan mendarat lagi, karena dia datang lagi dari laut," ujarnya.
"Kita punya 300 personil untuk di Kuta, ada cadangan kita sampai 700 orang sebenarnya untuk membantu secara manual. Tapi yang penting di sana dibantu oleh alat berat, kita punya loader empat unit dan kita sewa tiga lagi ada eskalator delapan unit dan truk itu ada 40 wara-wiri mengakut dan itu dikerahkan semuanya," ujarnya. (awt/hen)
Load more