News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tinggi hingga 2026. Simak data terbaru, dampak jangka panjang, serta langkah konkret pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk
Rabu, 17 Juni 2026 - 05:30 WIB
Ilustrasi Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kekerasan terhadap anak masih menjadi salah satu persoalan sosial paling serius di Indonesia. Di tengah berbagai kemajuan teknologi, pendidikan, dan pembangunan, ribuan anak masih mengalami perlakuan yang mengancam keselamatan fisik maupun kesehatan mental mereka. 

Ironisnya, pelaku kekerasan sering kali berasal dari lingkungan terdekat yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, seperti keluarga, sekolah, atau komunitas tempat mereka tumbuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia juga terus berupaya menekan angka kekerasan terhadap anak melalui penguatan sistem perlindungan, pendidikan pengasuhan positif (positive parenting), hingga layanan pelaporan yang mudah diakses.

Di Inggris misalnya, pemerintah mewajibkan setiap sekolah memiliki mekanisme perlindungan anak yang ketat untuk mendeteksi tanda-tanda kekerasan sejak dini.

Di Indonesia, tantangannya masih besar. Data terbaru Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menunjukkan bahwa hingga pertengahan 2025 terdapat 13.845 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tercatat dalam Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA). 

Sebagian besar pelaku justru merupakan orang tua atau anggota keluarga korban. Kasus kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 menunjukkan sekitar satu dari dua anak usia 13–17 tahun di Indonesia pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan sepanjang hidupnya, atau setara sekitar 11,5 juta anak.

Kondisi ini menunjukkan bahwa memutus rantai kekerasan terhadap anak bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Kekerasan Anak Masih Menjadi Ancaman Nyata

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak mendefinisikan anak sebagai seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk yang masih berada dalam kandungan. Anak merupakan aset bangsa yang akan menentukan kualitas Indonesia pada masa depan.

Namun kenyataannya, berbagai bentuk kekerasan masih terus terjadi. Menurut WHO, kekerasan terhadap anak mencakup tindakan yang menyebabkan penderitaan fisik, emosional, seksual, penelantaran, maupun eksploitasi yang dapat mengganggu kesehatan, perkembangan, martabat, dan kelangsungan hidup anak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Iran Minta Israel Terikat Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Iran Minta Israel Terikat Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Israel terikat sebagai pihak dalam kesepakatan perdamaian dengan Amerika Serikat, sebagaimana gerakan Syiah Hizbullah.
Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai nasib 21.801 unit motor listrik yang menjadi salaha satu indikasi kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi termasuk Prahdiska Bagas melawan Lee Zii Jia.
Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi masuk peringkat dua terburuk di dunia,
KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Mantan Staf Ahli Heri Gunawan di Kasus Korupsi CSR BI-OJK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan melakukan upaya paksa terhadap model sekaligus mantan mantan staf ahli anggota DPR dari Partai Gerindra, Heri Gunawan (Hergun), Fitri Assiddikki.

Trending

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT