News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berdampak Buruk Bagi Warga Jepang dan Negara Tetangga, Anggota Parlemen Indonesia Rachmat Hidayat Tolak Pembuangan Limbah Radioaktif ke Laut

Suara yang menentang langkah Perusahaan Listrik Tokyo Electric Power Company Jepang yang membuang limbah radioaktif ke laut, terus bermunculan. Kali ini, suara lantang datang dari Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat.
Sabtu, 27 April 2024 - 10:31 WIB
Anggota DPR RI Rachmat Hidayat tolak langkah Perusahaan Listrik Tokyo Electric Power Company Jepang yang membuang limbah radioaktif ke laut.
Sumber :
  • tvOnenews - Herman Zuhdi

tvOnenews.com - Suara yang menentang langkah Perusahaan Listrik Tokyo Electric Power Company Jepang yang membuang limbah radioaktif ke laut, terus bermunculan. Kali ini, suara lantang datang dari Anggota DPR RI H Rachmat Hidayat.

”Saya menganggap tindakan oleh Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO) ini dan Pemerintah Jepang sebagai tindakan yang egois dan tidak ilmiah, yang akan menyebabkan kerusakan permanen pada ekosistem laut,” tandas Rachmat Hidayat di Mataram, Sabtu (27/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 19 April, Tokyo Electric Power Company Jepang telah memulai pembuangan limbah radioaktif ke laut untuk kelima kalinya. Langkah ini imbas gempa bumi yang diikuti oleh tsunami pada tahun 2011 yang menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima, menghancurkan sistem pendinginnya, dan menyebabkan inti reaktor menjadi terlalu panas dan mencemari air di dalam fasilitas dengan bahan radioaktif tinggi.

Sejak bencana, TEPCO telah memompa air untuk mendinginkan batang bahan bakar reaktor. Ini berarti setiap hari pabrik menghasilkan air yang terkontaminasi, yang disimpan di lebih dari 1.000 tangki atau cukup untuk mengisi lebih dari 500 kolam renang Olimpiade.

Pemerintah Jepang menyebutkan, membutuhkan tanah dengan tank-tank sebagai fasilitas baru untuk menonaktifkan pabrik dengan aman. Namun, hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang konsekuensi jika tank-tank itu runtuh dalam bencana alam.

Pemerintah Jepang kemudian memutuskan untuk melepaskan air limbah ke laut secara bertahap. Dan hal ini pun telah memperoleh lampu hijau dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelepasan perdana telah dimulai pada bulan Agustus 2023 dan dijadwalkan terus berlangsung hingga 2024. Seluruh proses pembuangan ini, disebutkan akan memakan waktu setidaknya 30 tahun.

Jika Jepang mampu menghilangkan semua unsur radioaktif dari air limbah sebelum menyalurkannya ke laut, mungkin itu tidak akan begitu kontroversial. Namun masalahnya, unsur radioaktif hidrogen yang disebut tritium, tidak dapat dihilangkan dari air yang terkontaminasi karena tidak ada teknologi untuk melakukannya. Sebagai solusi alternatif, air itu dilarutkan. Pesan dari para ahli adalah bahwa langkah pelepasan itu aman. Tetapi, tidak semua ilmuwan setuju tentang dampaknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kang Sung-hyung Ternyata Sempat Urung Turunkan Megawati Hangestri saat Hadapi Hi Pass di KOVO Cup 2026 Gara-gara Ini

Kang Sung-hyung Ternyata Sempat Urung Turunkan Megawati Hangestri saat Hadapi Hi Pass di KOVO Cup 2026 Gara-gara Ini

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, ternyata sempat mempertimbangkan untuk menempatkan Megawati Hangestri di bangku cadangan di gelaran KOVO Cup 2026.
Hilang Misterius dari Rumah, Siswi SMK Tasikmalaya Ditemukan Sendirian di Apartemen PIK 2: Diduga Mau Dijadikan Pengantin Pesanan

Hilang Misterius dari Rumah, Siswi SMK Tasikmalaya Ditemukan Sendirian di Apartemen PIK 2: Diduga Mau Dijadikan Pengantin Pesanan

Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang bermodus perjodohan terselubung. 
Dibawa ke Jakarta, Bupati Klaten Minta Maaf kepada Masyarakat Usai Jalani Pemeriksaan KPK

Dibawa ke Jakarta, Bupati Klaten Minta Maaf kepada Masyarakat Usai Jalani Pemeriksaan KPK

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, dibawa ke Jakarta usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolresta Klaten, Jawa Tengah, Kamis malam (15/10).
Diminta Usut Dugaan Pelanggaran Dalam Muktamar NU, KPK Lakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan

Diminta Usut Dugaan Pelanggaran Dalam Muktamar NU, KPK Lakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) kembali didatangi tokoh muda Nahdatul Ulama (NU) terkait dugaan politik uang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU beberapa waktu yang lalu.
Viral, Debut Sineas Indonesia Gandhi Fernando di Thailand Langsung Nomor 1 Global, Badminton Boys Bikin Bangga Indonesia

Viral, Debut Sineas Indonesia Gandhi Fernando di Thailand Langsung Nomor 1 Global, Badminton Boys Bikin Bangga Indonesia

Viral di media sosial, serial Badminton Boys garapan Gandhi Fernando langsung menduduki peringkat pertama iQIYI Shorts Global Ranking saat debut di Thailand.
Hasil Survei Adidaya Institute: Dua Tahun Pemerintahan, Publik Puas dengan Gaya dan Kinerja Presiden Prabowo

Hasil Survei Adidaya Institute: Dua Tahun Pemerintahan, Publik Puas dengan Gaya dan Kinerja Presiden Prabowo

Pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto bakal memasuki masa dua tahun pada beberapa hari mendatang.

Trending

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
OTT KPK di BNPB Dinilai Miliki Efek Terhadap Reputasi Pemerintah

OTT KPK di BNPB Dinilai Miliki Efek Terhadap Reputasi Pemerintah

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro turut menyorot tajam langkah KPK yang membongkar dugaan penyalahgunaan dana siap pakai kebencanaan.
Kadin Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRI Insurance, Perkuat Sinergi Asuransi dan Dunia Usaha

Kadin Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRI Insurance, Perkuat Sinergi Asuransi dan Dunia Usaha

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin kerja sama dengan PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) dalam rangka memperluas jangkauan perlindungan asuransi bagi pelaku usaha.
Soal Rencana Transjakarta Laut, Akademisi Ingatkan Perlindungan Operator Kapal Lokal Kepulauan Seribu

Soal Rencana Transjakarta Laut, Akademisi Ingatkan Perlindungan Operator Kapal Lokal Kepulauan Seribu

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merencanakan adanya moda transportasi perairan melalui Transjakarta Laut. 
Carlos Prates Jadi Ancaman Islam Makhachev, Rekan Setim Yakin Sabuk Juara UFC Bakal Berpindah Tangan

Carlos Prates Jadi Ancaman Islam Makhachev, Rekan Setim Yakin Sabuk Juara UFC Bakal Berpindah Tangan

Rekan setim Carlos Prates di Fighting Nerds itu menilai kekuatan pukulan Prates bisa menjadi ancaman serius bagi sang juara bertahan welter Islam Makhachev.
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT