News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Ibu Guru Baisa", 21 Tahun Mendidik dan Menjaga Murid dari Komodo

Dari semua guru yang kini mengajar di SDI Kerora, Baisa adalah yang terlama. Perempuan yang lahir di Dusun Kerora ini, mulai mengabdi sejak tahun 2004 dan mengajar seluruh kelas, dari kelas 1 sampai kelas 6.
Selasa, 6 Mei 2025 - 17:29 WIB
Ibu Guru Baisa bersama muridnya
Sumber :
  • Vera Bahali
 
"Dari 60 kepala keluarga, saya dapat 360 ribu Rupiah setiap bulan. Tapi tidak setiap bulan saya dapat begitu, kadang 185 ribu, kadang 150 ribu, paling tinggi 220 ribu. Ada masa yang saya malas mau tagih, tapi saya tetap mengajar," kata ibu beranak dua ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Meski dengan upah yang sangat kecil, Baisa tidak berhenti mengajar. Ia membulatkan tekad untuk tetap menjadi guru dengan menempuh kuliah pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) di Universitas Terbuka mulai tahun 2015 sampai 2021. Setelah 21 tahun mengajar di SDI Kerora, Baisa akhirnya lulus sertifikasi guru. 
 
"Tahun 2024 saya lulus sertifikasi, alhamdulilah tunjangan sertifikasi sudah cair bulan kemarin," ujar perempuan kelahiran 4 November 1984 ini dengan senyum merekah.
 
Melindungi Murid dari Komodo
 
Baisa tinggal di Kampung Waerebo, Dusun Kerora, Pulau Rinca, Manggarai Barat. Rumahnya berjarak satu kilometer dari SDI Kerora. Meski kawasan ini masih satu daratan, beberapa titik belum dipasangi pagar pembatas yang dipakai untuk memisahkan komodo dengan penduduk. Titik tersebut adalah tanjung yang memisahkan kampung Kerora dengan Kampung Waerebo. 
 
Pukul 11.30 WITA pada Rabu (30/04/2025) Baisa memimpin belasan anak meninggalkan sekolah. Saat air pasang memasuki pemukiman dan jalan setapak, ia menggulung celana panjangnya dan menenteng sendal jepit hitam berbahan karet. Tangannya sambil diayun-ayukan untuk mengarahkan murid-murid memilih jalur yang aman. 
Baisa memegang tangan seorang murid saat melewati akhir pagar pembatas
 
Ia memanjat pagar pembatas terakhir lalu memapah dua murid perempuan yang setinggi pinggangnya. Mereka lalu menghilang di antara semak-semak. Baisa memimpin dengan langkah hati-hati. Murid-murid lain mengikutinya dari belakang sambil memegang pakaian sekolah dan sepatu. 
 
"Kalau pagi biasanya kita lewat pantai, jadi lebih aman. Ini karena air laut pasang jadi harus lewat hutan," terangnya. 
 
Jalur yang mereka ambil adalah jalur hutan liar tempat komodo berkeliaran bebas. Jejak langkah mereka selama bertahun-tahun membentuk jalur tetap untuk jalan kaki. Selama dalam perjalanan itu, Baisa dan murid-murid melewati lebih dari tiga sarang komodo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Sejak saya mengajar di sini, saya selalu dampingi anak-anak pergi dan pulang sekolah. Kami sering bertemu komodo," ucapnya saat rehat sejenak di bawah pohon yang rindang. 
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT