GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Persoalan Ekonomi, Seorang Tokoh Agama di Bali Tewas Gantung Diri

Diduga ersoalan ekonomi, seorang tokoh agama berinisial IWS (52) ditemukan tewas gantung diri di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali. 
Senin, 25 Juli 2022 - 15:16 WIB
diduga motif ekonomi, seorang tokoh agama tewas gantung diri
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Bangli, Bali - Diduga karena persoalan ekonomi, seorang tokoh agama berinisial IWS (52) ditemukan tewas gantung diri di Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali. 

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Wayan Sarta mengatakan, bahwa korban melakukan bunuh diri karena tekanan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Motifnya, tekanan ekonomi dan sering jarang pulang, sehingga malu kepada masyarakat karena sebagai tokoh agama jarang bisa menghadiri kegiatan adat," kata Iptu Sarta, Senin (25/7).

Dari keterangan saksi bernama I Wayan Teka, pada hari Minggu (24/7) sekitar pukul 11.00 Wita, mendengar istri korban berteriak minta tolong. Lalu, saksi mendatangi suara yang terdengar di belakang rumah dan setelah saksi sampai di TKP melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di palang bambu bangunan semi permanen tempat menjemur pakaian.

Kemudian, saksi memegang korban dengan maksud untuk menyelamatkan. Namun, saksi panik dan lari untuk mengambil pisau dapur untuk memotong kain kamben yang digunakan korban gantung diri. Lalu, datang saksi I Gede Putrayasa membantu menurunkan korban.

Sementara, dari keterangan saksi I Gede Putrayasa pada saat dirinya sedang mencuci motor mendengar suara teriak-teriak minta tolong di sebelah selatan rumahnya, dan dirinya langsung menuju sumber teriakan itu. 

Namun, setibanya di lokasi saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tewas menggantung di palang bambu rumah semi permanen menghadap utara, dan membantu memotong kain kamben yang digunakan gantung diri oleh korban. 

"Untuk barang bukti satu helai kain kamben warna putih dengan panjang 155 cm dan satu buah pisau dapur," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, pada sekitar pukul 11.00 Wita pihak kepolisian mendatangi TKP dan dari hasil pemeriksaan medis terdapat bekas jerat pada leher, tidak ada perdarahan, tidak ada ditemukan luka-luka, dan perkiraan meninggal kurang lebih 1 jam serta kondisi tubuh mayat masih hangat.

"Hasil koordinasi dengan pihak keluarga, bahwa keluarga tidak keberatan dan menerima dengan ikhlas meninggalnya korban karena musibah gantung diri, dan tidak menuntut secara hukum serta membuat surat pernyataan keluarga yang telah ditandatangani," ujarnya. (awt/hen) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT