News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aneh! Keterangan Anus Kontraktor yang Mengaku Suap Istri Bupati Manggarai "50 Kg Kemiri" Berubah 180 Derajat

Dugaan suap proyek APBD Manggarai bersandi "50 kg kemiri" yang diduga ada keterlibatan istri Bupati Manggarai Hery Nabit, Meldiyanti Hagur, berubah 180 derajat
Kamis, 8 September 2022 - 07:33 WIB
Pengacara Adrianus Fridus (kemeja biru) dan Pengacaranya Marsel Ahang di Mapolres Manggarai
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT - Dugaan suap proyek APBD Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sempat viral karena ada dugaan keterlibatan istri Bupati Manggarai Hery Nabit, Meldiyanti Hagur, berubah 180 derajat. Adrianus Fridus, kontraktor yang mengangkat kasus ini mendadak mengubah keterangannya. Dia bilang, Meldianty Hagur tidak memungut fee proyek.

Keterangan pria yang biasa dipanggil Anus ini sudah berbeda dari sesumbarnya selama ini. Padahal pria asal Polor, Desa Ketang, Kecamatan Lelak ini kepada media sebelumnya menyebut Meldiyanti telah memungut fee proyek Rp50 juta darinya, tapi begitu didampingi pengacara, Anus berkata lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan terbarunya Anus mencabut pernyataan terdahulu. Melalui pengacaranya, dia mengaku praktik suap itu tidak melibatkan Meldianty melainkan hanya berurusan dengan Rio Senta, seorang THL pada Dinas PUPR Manggarai.

Lokasi serah terima uang yang disampaikan oleh pria 47 tahun itu pun berubah dari sebelumnya terjadi di toko Monas milik Meldiyanti, kemudian berpindah tempat ke salah satu warung daging anjing di Ruteng.

ā€œKlien saya tadi sudah diperiksa oleh penyidik tipikor ya, terkait dengan dugaan tindak pidana jual beli proyek. Tadi hasil pemeriksaannya bahwa fokus saja chatting Rio Senta dengan Pak Anus, jadi selama ini Pak Anus dikibuli atau ditipu oleh Rio Senta menjanjikan proyek, pada tanggal 14 Juli 2022, om Anus serahkan uang ke Rio Senta di warung RW (daging anjing) di Watu terus pengembalian uang tanggal 13 Agustus 2022 lewat rekening Adrianus,ā€ terang Marsel Ahang kepada awak media usai mendampingi pemeriksaan kliennya di Unit Tipikor Polres Manggarai, Rabu (7/9/2022).

Wartawan kemudian lanjut bertanya, untuk keperluan apa sehingga ada penyerahan uang Rp50 juta dari Anus ke Rio Senta.

ā€œItu saya tidak tahu mungkin ada iming-iming untuk mendapatkan proyek, tidak tahu juga Rio bawa ke mana itu uang saya tidak tahu,ā€ ujar Ahang.

Lantas, wartawan bertanya bagaimana dengan sandi ā€œKemiri 50 Kgā€.

ā€œItu tidak benar karena sejauh ini saya belum mendapat pembuktian soal chatting itu. Keterlibatan istri Bupati belum ada karena belum ada bukti yang saya dapat. Yang disampaikan Pak Anus kemarin ya mungkin reaksi spontan saja ya ke media. Bukti Chat antara Rio dan om Anus itu ada,ā€ tutur Marsel Ahang.

Anus tiba di Polres Manggarai pukul 11.10 WITA mengenakan kemeja biru celana krem. Pria asal Polor, Desa Ketang, Kecamatan Lelak, ini datang bersama 6 orang anggota keluarganya.

Berawal di Rumah Jabatan Bupati

Pada pemberitaan sebelumnya, Anus mengaku bahwa fee proyek untuknya diputuskan dalam rapat enam mata, dia, Meldi Hagus, dan Rio Senta di rumah jabatan Bupati.

Dia menceritakan, dirinya dipanggil ke rumah jabatan Bupati Manggarai pada Sabtu (28/5/2022) lalu. Ia dipanggil Meldi melalui orang dekatnya Rio Senta yang juga sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manggarai.

"Duduklah kami bertiga, ibu bupati (Meldi), saya, dan Rio. Kesepakatan waktu itu 5% untuk empat paket proyek. Sepakatlah saya ambil empat proyek dengan total Rp1,4 miliar," kata Adrianus.

Keempat proyek tersebut terdiri atas 2 paket proyek pengaspalan jalan, 1 paket proyek rabat beton, dan 1 paket proyek pembangunan gedung sekolah yang semmuanya berlokasi di Kecamatan Lelak.

Karena sebagai mantan tim sukses, dia ditarik fee untuk paket pengaspalan dengan pagu Rp1 miliar yakni Rp50 juta. Sedangkan lebihnya senilai Rp485 juta tidak dikenakan potongan fee tetapi menjadi balas jasa kerja tim sukses Pilkada.

ā€œSaya dijanjikan mendapat 2 paket proyek pengaspalan jalan, 1 paket proyek rabat beton, dan 1 paket proyek pembangunan gedung sekolah. Dari nilai Rp1,485 miliar itu, yang dipungut fee 5% adalah nilai pagu anggaran Rp1 miliar yakni Rp50 juta,ā€ urai Adrianus.

Sandi suap ā€œ50 Kg Kemiriā€

Adapun uang fee yang disepakati, tutur dia, diserahkan pada 14 Juni 2022 bertempat di Toko Monas, tempat usaha terima hasil bumi milik Meldi di Kelurahan Bangka Tuke. Uang tersebut tidak diserahkan langsung ke Meldi tapi melalui karyawan yang ditunjuk Meldi.

Uniknya, setelah uang diterima karyawan Meldi di Toko Monas, Rio Senta kemudian menyuruh Adrianus untuk mengirimkan WhatsApp pemberitahuan ke Meldi dengan sandi khusus, tanpa menyebut uang tapi diganti dengan kemiri.

"Kemudian Rio suruh saya WA pakai kode. 'Selamat sore ibu, saya sudah turunkan kemiri 50 kg.' Kemiri itu maksudnya uang. WA saya dibaca tapi seperti biasa, ibu tidak balas," bebernya.

Berdasarkan arahan Rio Senta, Adrianus mendiskusikan proyek yang dijanjikan di rumah seorang pengusaha bernama Tomi Ngocung. Di rumah Tomi, ia bertemu Wili Kengkeng, mantan ketua tim pemenangan Herybertus GL Nabit dan Heribertus Ngabut pada Pilkada 2020 lalu.

"Di situ mereka minta fee bertambah menjadi 7%. Saya keberatan karena sudah bayar langsung di ibu (Meldi)," tuturnya.

Belakangan, Adrianus mendapat kabar dari Senta bahwa proyek yang dijanjikan tidak jadi tapi Rio bilang ia mendapat petunjuk dari Meldi akan mengembalikan uang milik Adrianus.

ā€œUang ditranfer ke rekening saya tanggal 13 Agustus 2022,ā€ ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adrianus mengaku tidak gentar sedikitpun dengan pihak-pihak yang ia sebutkan dalam pemberitaan sebab dirinya masih menyimpan semua bukti percakapan dan bukti transferan.

ā€œApa yang saya lakukan ini karena kecewa. Saya ini kerja 4 bulan memenangkan Hery Nabit di Kecamatan Lelak tapi saya kok ditarik fee lagi. Sudah begitu proyek yang dijanjikan tidak saya dapat,ā€ ungkap Anus. (jku/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Willem II dan FC Emmen mengumumkan bahwa Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens bisa kembali memperkuat tim pada Kamis (9/4/2026).Ā 
Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tiba-tiba suasana menjadi tegang saat Kementerian Pariwisata melakukan rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI ketika membahas mengenai anggaran, Rabu (1/4/2026).
Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.Ā 
Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Wacana Timnas Indonesia Vs Italia di FIFA Matchday 2026 bukan tanpa dasar. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Italia
Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengaku sempat didorong ambil paspor Indonesia saat di PSM. Eks pemain Belanda itu kini menyorot isu paspor ganda pemain naturalisasi.
Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Lonjakan harga kedelai membuat para pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya perajin tahu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tengah dirundung kecemasan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT