News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga di Lebak Keluhkan Harga Beras Medium yang Melonjak Naik

Sejumlah masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten mulai mengeluhkan harga beras medium di pasaran yang melonjak naik, sehingga mengganggu daya beli masyarakat.
Selasa, 20 Februari 2024 - 13:44 WIB
Pedagang beras di pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak tampak sepi pembeli menyusul harga di pasaran terjadi lonjakan kenaikan
Sumber :
  • Antara

Lebak, tvOnenews.com - Sejumlah masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten mulai mengeluhkan harga beras medium di pasaran yang melonjak naik, sehingga mengganggu daya beli masyarakat.

"Hari ini harga beras medium dengan kualitas sedang menembus Rp14.500/kilogram dari sebelumnya tujuh bulan lalu Rp8.500/kg," kata Ma Uni (60) seorang warga Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, Rabu (20/02/2024).
 
Ia mengatakan, pasokan beras di pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak tersedia, namun harganya melonjak naik.
 
Lonjakan harga beras itu tentu terbebani bagi warga yang berpenghasilan pas-pasan, seperti dirinya sebagai pedagang keliling dikhawatirkan tidak terjangkau untuk membelinya.
 
Ia mengatakan, ada pasangan suami isteri berprofesi pengamen keliling yang merupakan pelanggannya, jika tidak mendapatkan uang dipastikan kesusahan untuk membeli beras karena harganya tidak terjangkau.
 
"Kami terkadang merasa kasihan dan memberikan bantuan beras pada mereka, termasuk keluarga yang suaminya stroke," katanya.
 
Menurut dia, dirinya sehari-hari berjualan kue dengan keliling menggunakan sepeda ontel dan bisa meraup keuntungan bersih Rp70 ribu-Rp100 ribu per hari.
 
Keuntungan sebesar itu, kata dia, hanya cukup makan keluarga dan sisanya ditabung untuk membayar rumah kontrakan.
 
Apalagi, dirinya hingga kini belum pernah menerima bantuan beras yang digulirkan pemerintah, meski sudah menyerahkan kartu keluarga ke kantor kelurahan setempat.
 
Padahal, dirinya masuk kategori layak untuk menerima bantuan beras dan BPJS gratis, karena penghasilannya pas-pasan itu.
 
"Kami berharap yang penting harga beras kembali normal dan stabil, seperti dulu Rp8.500/kilogram, sehingga tidak membebani keluarga pendapatan ekonomi pas-pasan," kata Ma Uni.
 
Begitu juga Entin (55) seorang ibu rumah tangga warga Pasir Kongsen Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku dirinya merasa terpukul hampir setiap pekan harga beras terjadi kenaikan.
 
Dan, sepekan sebelumnya beras medium kualitas sedang Rp13.300/kilogram, namun kini menjadi Rp14.500/kilogram.
 
"Kami sangat khawatir tidak mampu membeli beras jika terus melonjak naik dan pemerintah tidak mampu mengendalikannya," kata Entin.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Yani mengatakan saat ini pemerintah daerah setempat belum menggelar operasi pasar murah, karena beras di pasaran cenderung naik.
 
Untuk beras medium KW 1 di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak dijual Rp15.500/kilogram dari sebelumnya Rp15.000/kilogram, beras medium KW 2 dijual Rp14.500/kilogram dari sebelumnya Rp14.000/kilogram dan beras medium KW 3 dijual Rp13.400 dari sebelumnya Rp13.000/kilogram.
 
"Kami merencanakan lima komoditas untuk menggelar operasi pasar murah, namun belum terealisasi. Sebab, anggaran subsidi dari pemerintah daerah relatif kecil, terlebih harga beras melonjak. Kami sekarang kembali mengajukan tambahan anggaran subsidi untuk operasi pasar murah," kata Yani. 

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Fenomena El Nino kategori sangat kuat bersamaan dengan musim kemarau menghasilkan kondisi atmosfer Indonesia yang kering. Pemerintah pastikan produksi padi aman
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA.
Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi nikel menjadi salah satu kebijakan industri yang mulai mengubah struktur ekspor Indonesia. Proyek ini mengubah wajah industri Indonesia dari pengolah
Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia mendapat kabar buruk jelang laga perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak diperkuat kapten mereka, Dion Cools.
Pevoli Veteran Korea Bicara soal Kemampuan Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026

Pevoli Veteran Korea Bicara soal Kemampuan Megawati Hangestri Jelang KOVO Cup 2026

Pevoli veteran Korea Bae Yoo-na bicara soal kemampuan Megawati Hangestri jelang KOVO Cup 2026, termasuk fundamental dan pertahanan sang Megatron.
Viral Penampilan Terbaru Ferdy Sambo, Netizen Salfok dengan Tato hingga Uban: Polisi Boleh Bertato?

Viral Penampilan Terbaru Ferdy Sambo, Netizen Salfok dengan Tato hingga Uban: Polisi Boleh Bertato?

Namun, baru-baru ini Ferdy Sambo muncul saat cek kesehatan di Lapas Cibinong pada Jumat (2/10/2026). Netizen salah fokus (salfok) pada penampilan Ferdy sambo.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT