News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkot Tangsel Tegas! ASN Dilarang Terima Gratifikasi, Sistem Digital Disiapkan untuk Pengawasan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempertegas komitmennya dalam menciptakan birokrasi yang bersih dengan memperkuat sistem pengendalian gratifikasi di seluruh perangkat daerah.
Minggu, 15 Maret 2026 - 04:04 WIB
Ilustrasi Korupsi
Sumber :
  • kpk.go.id

Tangerang Selatan, tvOnenews.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mempertegas komitmennya dalam menciptakan birokrasi yang bersih dengan memperkuat sistem pengendalian gratifikasi di seluruh perangkat daerah. 

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya tuntutan transparansi publik sekaligus memastikan layanan masyarakat terbebas dari praktik pungutan liar maupun pemberian yang menyalahi aturan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya tersebut juga dilakukan melalui kolaborasi intensif dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar sistem pelayanan publik di wilayah penyangga Jakarta itu berjalan tanpa intervensi praktik koruptif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, mewakili Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan komitmen pimpinan daerah sangat jelas dalam menutup celah penyalahgunaan wewenang di lingkungan birokrasi.

Menurutnya, pemahaman mengenai batasan gratifikasi harus dimiliki oleh setiap aparatur sipil negara (ASN), mulai dari pejabat eselon hingga petugas di tingkat kelurahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Pesan Bapak Wali Kota sangat tegas, bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi dalam setiap helaan napas pelayanan publik di Tangsel. Kami ingin memastikan tidak ada lagi keraguan bagi ASN dalam menolak pemberian yang berkaitan dengan jabatan, karena setiap tindakan kita diawasi oleh sistem dan juga oleh masyarakat,” ujar Asep dilansir Minggu (15/3/2026).

Asep menjelaskan, Pemkot Tangsel saat ini tengah mengoptimalkan peran Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang telah terintegrasi secara digital. 

Sistem ini memungkinkan setiap laporan penerimaan atau penolakan gratifikasi tercatat dengan akurat dan cepat sesuai standar yang ditetapkan KPK.

Digitalisasi tersebut dinilai menjadi solusi efektif meminimalisir pertemuan tatap muka yang selama ini kerap menjadi celah terjadinya negosiasi tidak sehat antara petugas dan masyarakat.

Dengan memindahkan proses administrasi ke ruang digital, interaksi fisik dapat ditekan secara signifikan sehingga potensi praktik “main mata” atau kesepakatan di bawah meja semakin sulit terjadi.

“Harapannya, sistem ini menjadi benteng transparansi yang membuat layanan publik lebih bersih, cepat, dan objektif,” kata Asep.

Ia juga mengingatkan agar batasan nilai pemberian yang diatur dalam regulasi terbaru tidak disalahgunakan oleh oknum aparat. Menurutnya, aturan tersebut bukanlah celah untuk membenarkan praktik pungutan sekecil apa pun di lapangan.

“Meski ada angka batas tertentu dalam aturan gratifikasi, bukan berarti hal itu bisa dijadikan alasan untuk memalak atau menerima imbalan tambahan. Integritas harus tetap menjadi harga mati agar kepercayaan publik tidak luntur gara-gara ulah oknum,” tegasnya.

Asep menambahkan, integritas aparatur akan benar-benar diuji ketika mereka mampu menjaga jarak dari kepentingan pribadi saat menjalankan tugas negara. 

Kesadaran kolektif ini diharapkan mampu meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Kota Tangerang Selatan di tingkat nasional.

Selain penguatan dari sisi internal birokrasi, kerja sama dengan KPK juga mencakup edukasi kepada keluarga ASN. 

Langkah ini dinilai penting karena dukungan keluarga memiliki pengaruh besar terhadap perilaku seorang pejabat dalam menjalankan tugasnya.

“Dengan menciptakan ekosistem yang jujur mulai dari rumah, diharapkan terbentuk budaya kerja yang sehat dan profesional di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui sosialisasi yang dilakukan secara masif, Pemkot Tangsel berharap dapat mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sekaligus menjadikan daerah tersebut sebagai wilayah yang bersih dari praktik gratifikasi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi audit rutin serta pengawasan terhadap berbagai proyek strategis pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan sepanjang tahun ini.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendag Sebut Nilai Ekonomi Burung Kicau Bisa Tembus Rp2 T, Perputaran Uang Kicau Mania Sentuh UMKM hingga Industri

Mendag Sebut Nilai Ekonomi Burung Kicau Bisa Tembus Rp2 T, Perputaran Uang Kicau Mania Sentuh UMKM hingga Industri

Mendag menyebut aktivitas lomba burung berkicau tidak hanya berkaitan dengan hobi, melainkan punya potensi perputaran ekonomi besar yang menyentuh UMKM hingga industri.
Pascainsiden Bekasi Timur, KAI Fokus Pemulihan dan Penguatan Keselamatan Perjalanan Kereta

Pascainsiden Bekasi Timur, KAI Fokus Pemulihan dan Penguatan Keselamatan Perjalanan Kereta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengatakan pihaknya fokus melakukan pemulihan operasional pascainsiden KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Bima Arya: Indonesia Berpeluang Jadi 5 Ekonomi Terbesar, Anak Muda Harus Siapkan Diri

Bima Arya: Indonesia Berpeluang Jadi 5 Ekonomi Terbesar, Anak Muda Harus Siapkan Diri

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri secara serius dalam menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju. Kesiapan itu
Media Belanda Lagi-lagi ‘Cemooh’ Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia itu Disebut Disebut Terlalu Pasif

Media Belanda Lagi-lagi ‘Cemooh’ Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia itu Disebut Disebut Terlalu Pasif

Maarten Paes kembali jadi sorotan media Belanda usai dinilai tampil pasif saat Ajax ditahan PSV. Kiper Timnas Indonesia itu dapat kritik tajam atas performanya.
Update Skandal Liga Italia: Nama Pejabat Inter Milan Disebut Gianluca Rocchi, Tersangka Baru Berpotensi Mencuat

Update Skandal Liga Italia: Nama Pejabat Inter Milan Disebut Gianluca Rocchi, Tersangka Baru Berpotensi Mencuat

Nama seorang pejabat klub Inter Milan disebut dalam penyadapan Gianluca Rocchi. Media Italia mengungkap kemungkinan adanya tersangka baru dalam waktu dekat.
Intai Goal Aksis Women, Mojang Priangan Maksimalkan Sisa Musim Reguler Liga Putri

Intai Goal Aksis Women, Mojang Priangan Maksimalkan Sisa Musim Reguler Liga Putri

Tampil di laga pekan ke-16 yang berlangsung di Lapangan PUSDIKPOM, Cimahi Minggu (3/5/2026), Mojang Priangan berhasil menaklukkan Putri Patriot Bekasi dengan skor 2-0. 

Trending

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT