Tak Hanya Soal Keselamatan, Budaya K3 Ternyata Bisa Tingkatkan Produktivitas dan Jadi Kunci Operasional yang Aman di Pelabuhan
- Gambar ilustrasi AI
Pendekatan ini sejalan dengan praktik terbaik global. Di banyak negara maju, inspeksi berkala dan kepatuhan terhadap SOP terbukti mampu menurunkan risiko kecelakaan hingga puluhan persen. Kombinasi antara edukasi dan pengawasan menjadi kunci keberhasilan implementasi K3.
Melansir dari laman resmi, General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam operasional pelabuhan.
“Keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam operasional pelabuhan. Melalui penguatan budaya K3, kami ingin memastikan seluruh aktivitas di Pelabuhan Ciwandan berjalan dengan standar keselamatan yang tinggi sehingga mampu memberikan rasa aman bagi para pekerja maupun pengguna jasa,” ujarnya.
Pelabuhan sebagai pusat logistik strategis harus didukung sistem kerja yang disiplin dan terukur. Dengan menjadikan K3 sebagai budaya kerja yang konsisten, operasional pelabuhan dapat berjalan lebih efisien dan produktif.
Lingkungan kerja yang aman terbukti berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas. Studi global menunjukkan bahwa perusahaan dengan standar K3 tinggi memiliki tingkat efisiensi operasional yang lebih baik serta risiko kerugian yang lebih rendah.
Penguatan budaya K3 bukan hanya investasi pada keselamatan pekerja, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis.
Dengan mengadopsi praktik terbaik global dan menerapkannya secara konsisten, pelabuhan seperti Ciwandan dapat menjadi contoh bagaimana keselamatan dan produktivitas dapat berjalan beriringan.
Di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, budaya K3 yang kuat menjadi fondasi utama menuju operasional yang aman, tertib, dan andal. (udn)
Load more