News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikapi Taksi Online di Tragedi KA-KRL, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Banyak Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti perlintasan kereta api tanpa palang pintu imbas taksi online memicu tragedi KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur.
Rabu, 29 April 2026 - 01:49 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kunjungi salah satu rumah korban tragedi kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek-KRL
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Bekasi, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kembali menyoroti tragedi kecelakaan kereta api (KA) dengan Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

Dedi Mulyadi mendapat kabar insiden ini bermula dari sebuah taksi online Green SM. Taksi listrik ini nekat menerobos perlintasan kereta api sehingga tertemper KRL PLB kode 5181.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menuturkan peristiwa ini menyebabkan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang kode 5568 berhenti di peron Stasiun Bekasi Timur. Selepas itu, KRL ini ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.

KDM sapaan akrabnya pun menyikapi tragedi ini. Menurutnya, seluruh pihak harus mengevaluasi besar-besaran agar insiden kecelakaan KA tidak terulang lagi ke depannya.

"Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan ditangani bersama," ujar Dedi Mulyadi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Dedi Mulyadi Soroti Perlintasan Kereta Api Tidak Resmi dan Tanpa Palang Pintu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendatangi rumah keluarga Nurlela, korban tragedi kecelakaan kereta api dengan KRL Commuter Line di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/4/2026)
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendatangi rumah keluarga Nurlela, korban tragedi kecelakaan kereta api dengan KRL Commuter Line di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/4/2026)
Sumber :
  • ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi meyinggung persoalan utama dari tragedi ini. Taksi online yang mogok terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Ampera Bekasi.

Taksi online tersebut terhenti di tengah perlintasan karena korsleting. Sontak, perjalanan kereta melintasi rel tersebut mengalami gangguan.

Dari peristiwa ini, KDM heran masih banyak perlintasan kereta api tanpa dibekali tanpa palang pintu bahkan tidak resmi. Menurutnya, persoalan ini tidak boleh berlarut-larut.

"Salah satunya ialah jalur perlintasan kereta api yang masih banyak jalur lintasan tidak resmi, sehingga tidak dilengkapi palang pintu otomatis resmi," terangnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini melihat salah satu risiko terbesar kecelakaan kereta terjadi di jalur tidak resmi. Masih banyak warga nekat menerobos tanpa dibekali palang pintu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi berpendapat terkait penanganan persoalan perlintasan kereta api tidak resmi dan tanpa palang pintu. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh otoritas yang berwenang.

Ia mencontohkan otoritas pemangku kepentingan dalam menangani lintasan tanpa palang pintu, misalnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga PT Kereta Api Indonesia (KAI Persero).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral