News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langit Tangsel Memburuk! Pemkot Bertindak, Pelanggar Siap-Siap Didenda Rp50 Juta

Kabut tipis yang menyelimuti langit Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa pekan terakhir tak lagi sekadar fenomena biasa.
Selasa, 5 Mei 2026 - 23:45 WIB
Langit Tangsel Memburuk! Pemkot Bertindak, Pelanggar Siap-Siap Didenda Rp50 Juta
Sumber :
  • Istimewa

Tangerang Selatan, tvOnenews.com – Kabut tipis yang menyelimuti langit Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa pekan terakhir tak lagi sekadar fenomena biasa.

Kondisi ini berubah menjadi alarm serius bagi kesehatan publik, seiring keresahan warga yang viral di media sosial terkait memburuknya kualitas udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel bergerak cepat dengan menyiapkan langkah taktis dan transparan guna menekan polusi udara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangsel, TB Asep Nurdin, mewakili Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, menegaskan pihaknya mengedepankan pendekatan tanggung jawab bersama atau shared responsibility.

"Pemkot Tangsel menyadari sepenuhnya keresahan warga. Penurunan kualitas udara ini adalah fakta yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Kami tidak akan mencari alasan teknis atau geografis untuk membenarkan kondisi ini. Fokus kami saat ini adalah solusi nyata melalui kebijakan progresif dan penegakan aturan secara ketat," ujar Asep, dilansir Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, meskipun polusi udara kerap dipengaruhi faktor lintas wilayah, Pemkot Tangsel memilih fokus pada aspek yang bisa dikendalikan secara langsung. 

Menurutnya, di antaranya pengendalian emisi kendaraan lokal serta penghentian praktik pembakaran sampah ilegal di lingkungan permukiman.

Data Dibuka, Warga Bisa Pantau Langsung

Sebagai bentuk transparansi, Pemkot Tangsel kini membuka akses data kualitas udara secara real-time kepada masyarakat melalui platform digital Tangsel ONE. 

Langkah ini diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus pengawasan bersama.

"Kami tidak menutupi data. Masyarakat dapat memantau langsung indeks kualitas udara harian. Jika masuk kategori tidak sehat, itu menjadi alarm bagi kami untuk memperketat pengawasan di lapangan," tegasnya.

Selain itu, Pemkot juga menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar, khususnya terkait pembakaran sampah. 

Berdasarkan peraturan daerah yang berlaku, pelaku pembakaran sampah terbuka dapat dikenakan denda maksimal hingga Rp50 juta.

"Membakar sampah bukan solusi, justru sumber polutan berbahaya. Penegakan hukum ini demi melindungi hak warga untuk menghirup udara bersih," tambah Asep.

Dorong Transportasi Publik dan Kendaraan Listrik

Di sektor transportasi, Pemkot Tangsel turut mendorong peralihan menuju energi bersih.

Mengacu pada data nasional per Mei 2026, jumlah kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 252.000 unit atau meningkat 78 persen secara tahunan.

Tangsel sendiri mulai mengukuhkan diri sebagai wilayah dengan ekosistem kendaraan listrik yang siap, ditandai dengan ketersediaan ribuan titik pengisian daya di kawasan BSD hingga Bintaro.

Meski demikian, Asep menekankan bahwa teknologi bukan satu-satunya solusi. Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan emisi.

"Beralih ke transportasi umum adalah cara paling instan untuk mengurangi beban emisi kendaraan pribadi," ujarnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa transportasi publik di Tangsel sulit diakses, dengan menyebut integrasi layanan shuttle bus dan KRL yang semakin memadai.

Tangsel Jadi Magnet, Emisi Kendaraan Pendatang Tak Terhindarkan

Sebagai kota tujuan belanja dan penyelenggaraan event internasional, Tangsel menghadapi tantangan tambahan berupa lonjakan kendaraan dari luar daerah setiap harinya.

"Setiap hari ribuan kendaraan dari luar daerah masuk ke pusat perbelanjaan dan pusat acara. Emisi dari kendaraan pendatang ini menjadi variabel besar yang memengaruhi kualitas udara," jelas Asep.

Menurutnya, kondisi ini membuat kolaborasi lintas wilayah serta kesadaran kolektif menjadi sangat penting.

"Emisi dari kendaraan pendatang sulit dikendalikan secara sepihak. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, warga, dan pengunjung untuk memilih transportasi ramah lingkungan sangat krusial," ungkapnya.

Aksi Nyata di Lapangan Jadi Prioritas

Menutup keterangannya, Asep menegaskan bahwa Pemkot Tangsel tidak hanya berhenti pada kebijakan di atas kertas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai langkah konkret terus dilakukan, mulai dari uji emisi gratis hingga inspeksi mendadak di lapangan.

"Kami menyediakan regulasi dan infrastruktur, namun perbaikan kualitas udara sangat bergantung pada perubahan perilaku kolektif. Tangsel adalah rumah kita bersama. Saat kita memilih transportasi ramah lingkungan, kita sedang memberikan kado kesehatan bagi generasi mendatang," tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Periksa Saksi Terkait Kasus Dana Hibah Jatim, Dalami Soal Aset Tersangka Anwar Sadad

KPK Periksa Saksi Terkait Kasus Dana Hibah Jatim, Dalami Soal Aset Tersangka Anwar Sadad

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran (TA) 2021-2022.
Menko Polkam Tegaskan Penyebar Hoaks yang Resahkan Publik Akan Ditindak Jalur Hukum

Menko Polkam Tegaskan Penyebar Hoaks yang Resahkan Publik Akan Ditindak Jalur Hukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap bentuk penyebaran informasi yang memenuhi unsur pidana dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Siapa Hilda Clarissa Theopilus? Nakes yang Viral usai Komentar soal Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf

Siapa Hilda Clarissa Theopilus? Nakes yang Viral usai Komentar soal Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf

Hilda Clarissa Theopilus menjadi sorotan usai komentar soal Yurizal, Pasien BPJS viral. Simak profil, kronologi, dan permintaan maafnya kepada publik.
Purbaya Ambil Alih Utang Kereta Cepat Whoosh, Siapkan SMV dan Jamin Tak Bebani APBN

Purbaya Ambil Alih Utang Kereta Cepat Whoosh, Siapkan SMV dan Jamin Tak Bebani APBN

Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan mengambil alih utang Kereta Cepat Whoosh. Ia telah menyiapkan skema agar pengalihan utang itu tidak membebani APBN.
Batal Pergi ke Luar Negeri, Persib Bandung Pilih Bali Jadi Lokasi Training Center untuk Persiapan Musim 2026/2027

Batal Pergi ke Luar Negeri, Persib Bandung Pilih Bali Jadi Lokasi Training Center untuk Persiapan Musim 2026/2027

Persib batal untuk menggelar pemusatan latihan di luar negeri. Bali akhirnya menjadi destinasi Maung Bandung dalam menggenjot persiapan jelang musim 2026/2027.
Tantang Persebaya di Final, Terungkap Obrolan Erick Thohir dengan Pelatih Persib Soal Timnas Indonesia Hingga Piala Presiden 2026

Tantang Persebaya di Final, Terungkap Obrolan Erick Thohir dengan Pelatih Persib Soal Timnas Indonesia Hingga Piala Presiden 2026

Pelatih Persib Igor Tolic sempat keberatan atas perubahan venue dan padatnya jadwal yang membuat Maung Bandung mengorbankan waktu pemulihan tim

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan keuangan shio 6 Agustus 2026 mengulas kondisi finansial dari Tikus hingga Babi secara lengkap, disertai angka hoki masing-masing shio hari Kamis ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT