BXSea Gandeng YO-GYO Aquarium Jepang Dalam Rangka Memperkuat Konservasi Biota Laut Indonesia
- Ist
"Yang kedua, ini kesempatan yang baik bagi pendidik, termasuk kami di KKP ya, bagaimana mengelaborasikan program seperti ini jadi tidak hanya berkutat di urusan kebijakan tapi bagaimana upaya konservasi itu dilakukan. Kami dengan BXSea dan banyak pihak, tidak hanya di pemerintah, termasuk dengan pak Decky kami juga saling berkoordinasi bagaimana kita bekerjasama dalam satu tujuan," lanjutnya.
Dari Hibah Kuda Laut Hingga Pertukaran Teknologi
Kemitraan antara BXSea Oceanarium dan YO-GYO Aquarium Jepang bermula dari pertemuan kedua institusi pada Maret 2026. Kesamaan visi mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan kehidupan laut menjadi fondasi yang mempertemukan keduanya dalam satu kerja sama jangka panjang.
Sebagai simbol komitmen tersebut, YO-GYO Aquarium memberikan hibah sejumlah biota laut kepada BXSea. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Pot-Bellied Seahorse yang kini menempati area konservasi khusus di BXSea Oceanarium.
Namun, nilai utama dari kerja sama ini bukan terletak pada hibah satwa semata. Kedua institusi juga membuka ruang kolaborasi dalam bidang penelitian, pengembangan program edukasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga berbagi teknologi pengelolaan spesies laut.
Pimpinan Unit BXSea Oceanarium, Sri Agung Agus Putranto, menjelaskan bahwa pemilihan BXSea sebagai lokasi konservasi dilakukan setelah melalui kajian terkait kesesuaian habitat dan kesiapan fasilitas.
Menurutnya, pengalaman YO-GYO Aquarium dalam mengelola dan mengembangbiakkan berbagai spesies laut menjadi modal penting yang dapat dipelajari oleh BXSea. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan konservasi yang dilakukan di Indonesia.
"BXSea berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya konservasi lingkungan. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pelestarian biota laut adalah tanggung jawab bersama," kata Sri Agung Agus Putranto.
BXSea juga menargetkan kehadiran Pot-Bellied Seahorse dapat menjadi media edukasi yang efektif bagi masyarakat. Melalui spesies unik tersebut, pengunjung diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut dan melindungi spesies yang rentan terhadap ancaman lingkungan.
Di sisi lain, KKP menegaskan bahwa pelestarian sumber daya laut membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Luasnya wilayah perairan Indonesia membuat pendekatan kolaboratif menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.
Load more