News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Jadi Datang ke Sukabumi, Prabowo Subianto Minta Maaf, Ini Alasannya

Menteri Pertahanan sekaligus Ketum Gerindra Prabowo Subianto minta maaf kepada warga Sukabumi, Jabar karena tidak bisa datang akibat cuaca buru, begini katanya.
Minggu, 12 Februari 2023 - 23:50 WIB
Konferensi video Prabowo Subianto bersama warga di acara puncak dan Tahlil Akbar Haol KH Ahmad Makki dan Masyaikh Assalafiyyah di Pondok Pesantren Assalafiyyah 1, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/2/2023).
Sumber :
  • ANTARA/Aditya Rohman

Sukabumi, tvOnenews.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta maaf kepada warga Sukabumi, Jawa Barat karena tidak bisa datang akibat cuaca buruk.

"Saya mohon maaf kepada warga, karena faktor cuaca sehingga tidak memungkinkan berangkat untuk mengikuti Tahlil Akbar, Haol KH Ahmad Makki dan Masyaikh Assalafiyyah di Pondok Pesantren Assalafiyyah 1 Sukabumi," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo meminta maaf melalui video konferensi zoom yang ditayangkan dan saksikan secara langsung oleh santri dan pengurus Ponpes Assalafiyyah 1 Sukabumi, Minggu (12/2/2023).

Ketua Umum Gerindra mengaku sudah mengagendakan kedatangannya ke Sukabumi.

Bahkan, Prabowo menyebutkan bahwa dirinya yang baru pulang dari luar negeri sebenarnya sangat menginginkan datang ke acara tersebut karena seluruhnya sudah dipersiapkan tapi cuaca tidak mendukung untuk berangkat.

Sebelumnya Prabowo Subianto akan datang ke Sukabumi dengan menggunakan helikopter dan mendarat di lapangan bola Kodim 0607 Kota Sukabumi pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung menuju Ponpes Assalafiyyah 1 di Kecamatan Cicantayan.

Namun, di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, kemudian Hambalang, Bogor dan Sukabumi hujan deras dari pagi, sehingga helikopter tidak memungkinkan untuk diterbangkan.

Bahkan ditunggu hingga pukul 09.00 WIB cuaca masih tidak mendukung maka diambil keputusan terkait agenda acara puncak dan Tahlil Akbar Haol KH Ahmad Makki serta Masyaikh Assalafiyyah melalui konferensi video antara Ponpes Assalafiyyag 1 dengan Hambalang.

Sementara, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Hery Gunawan mengatakan sebenarnya Prabowo berharap dapat hadir di Sukabumi, namun terhalang faktor cuaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beliau menyampaikan permohonan maaf dan menyampaikan salam hormat kepada para kyai dan alim ulama, sesepuh, tokoh, santri, kader dan simpatisan serta relawan," ujarnya.

"Pak Prabowo pun berharap ke depan dapat segera mengagendakan kembali jadwal kunjungan ke Sukabumi untuk menyapa warga secara langsung," kata Hery yang juga Ketua DPP Partai Gerindra ini.(ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap persidangan. Sebanyak 13 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan, sementara polisi masih
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa
Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Puluhan ribu peserta menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT