News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Warga Binaan Lapas Kesambi Cirebon Ikuti Pesantren Kilat Bulan Ramadhan

Program tersebut adalah untuk mengentaskan buta huruf Al Quran dikalangan warga binaan. 
Rabu, 29 Maret 2023 - 10:01 WIB
Suasana warga binaan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas I Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, mengikuti pesantren kilat di dalam lapas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Erfan Septyawan

Cirebon, Jawa Barat - Ratusan warga binaan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas I Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, selama bulan Ramadhan 1444 H mengikuti kegiatan pesantren kilat di dalam lapas. Program tersebut adalah untuk mengentaskan buta huruf Al Quran dikalangan warga binaan. 

Bulan Ramdhan biasanya digunakan oleh banyak orang untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanallahuwata'ala. Salah satu ibadah yang memiliki derajat yang tinggi adalah membaca Al Quran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bulan Ramadhan juga dikenal sebagai bulan Al Quran dan momen ini bisa digunakan oleh banyak kalangan untuk mentadaburi dan mempelajarinya. Hal itu seperti yang dilakukan oleh warga binaan Lapas Kelas I Kesambi, Kota Cirebon, yang kini berstatus sebagai santri pesantren kilat yang digelar oleh lapas.

Kalapas Lapas Kelas I Kesambi, Kadiyono mengatakan di Lapas Kelas I Kesambi, Kota Cirebon, mereka dibekali ilmu agama, baik Islam, Kristen, Hindu, dan lainnya, sesuai dengan keyakinan masing-masing. 

Seperti narapidana yang beragama Islam, mereka mendapatkan beragam ilmu pengetahuan tentang agama, mulai dari bacaan Al-Quran, pengetahuan ilmu fiqih, tauhid dan lainnya. 

"Kami mempunyai program pemberantasan buta huruf Al-Quran, di mana para narapidana mendapatkan bimbingan dari santri Ponpes Buntet, dan juga warga binaan yang sudah paham," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kesambi Kota Cirebon Kadiyono di Cirebon, Selasa.(28/03/2023).

Metode yang digunakan dalam pengajaran warga binaan mengadopsi sistem yang ada di pondok pesantren, di mana mereka nantinya akan mengikuti sesuai dengan kelas masing-masing, dan tingkatkannya akan disesuaikan dengan kemampuannya. 

Pengajar dari Ponpes Buntet Cirebon Agung Firmansyah mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan Lapas Kelas I Kesambi Kota Cirebon, selama dua tahun dalam memberikan ilmu pengetahuan agama bagi para narapidana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya metode yang digunakan akan sama persis dengan apa yang diajarkan di pesantren, bahkan ada sistem musyawarah, di mana pengajar dan narapidana akan berdiskusi terkait pengetahuan agama, seperti tauhid atau ketuhanan, ilmu fikih, akhlak, dan membaca Al-Quran. 

Metode tersebut diharapkan bisa menjadikan narapidana lebih baik dalam memahami, bukan hanya sekedar mendengarkan ceramah saja, akan tetapi berinteraksi satu sama lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)
Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

SC Braga harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Real Betis pada leg pertama perempat final Liga Europa UEFA 2025-2026 di Estadio Municipal de Braga, Rabu (8/4/2026) malam WIB.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT