News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Tabungan Siswa SD Ratusan Juta Digondol Kepsek, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya : Pelaku Harus Diproses Seacara Hukum dan Rampas Asetnya

Asep menegaskan, oknum mantan kepala sekolah yang diduga membawa kabur uang tabungan siswa SD senilai hampir Rp800 juta itu harus diproses secara hukum.
Kamis, 27 Juli 2023 - 14:23 WIB
Rp800 juta tabungan milik siswa Sekolah Dasar (SD) di Tasikmalaya masih belum dikembalikan
Sumber :
  • timtvOne - Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Kasus uang tabungan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 dan 3 Pakemitan, di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp800 juta yang diduga dibawa kabur mantan Kepala Sekolah (Kepsek) berinisial IS, hingga kini belum menemukan titik temu.

Menyikapi kasus tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengimbau para orang tua siswa agar tak menyimpan uang tabungannya di sekolah. Lantaran, saat ini sudah banyak lembaga keuangan yang terpercaya dan dilindungi oleh negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu kan tanggung jawab individu. Saya kira ibu-ibu jangan berlomba-lomba menabung di sekolah. Lembaga keuangan sudah banyak dan terpercaya dan dilindungi oleh negara. Lembaga perbankan lebih terpercaya. Sekarang itu kan sudah mudah," kata Asep Sopari Al Ayubi, Rabu (26/07/2023).

Asep menegaskan, oknum mantan kepala sekolah yang diduga membawa kabur uang tabungan siswa SD senilai hampir Rp800 juta itu harus diproses secara hukum. Selain itu, untuk mengembalikan uang yang telah dibawa pelaku, bisa juga merampas aset miliknya.

"Kalau oknum, harus diproses secara hukum. Asetnya juga kan bisa dirampas," tegas Asep.

tvonenews

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengaku pihaknya sudah mengawasi kasus ini melalui Dinas Pendidikan dan jajarannya.

"Laporan yang baru saya dapatkan bahwa itu sudah ditangani, sudah diawasi. Sampai hari ini, upaya untuk meluruskan permasalahan dilakukan oleh pak Kadis dan seluruh jajaran," kata Ade Sugianto.

Senada dengan Ketua DPRD, Bupati juga menyarankan para orang tua menyimpan uang tabungannya harus melibatkan perbankan. Hal itu harus dilakukan agar uang yang disimpan aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin sistemnya harus diubah. Kemungkinan besar kami akan libatkan perbankan. Agar tabungan anak-anak kita (aman). Cuma agar tidak terjadi permasalahan karena satu dan lain hal, urusan dengan sistem akan coba libatkan perbankan ke sekolan," ucap Ade Sugianto.

Sebelumnya, ratusan orang tua siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakemitan 3, di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, menggeruduk pihak sekolah untuk mengembalikan uang tabungan anaknya, Sabtu (22/07/2023) lalu. Para orang tua ini tak bisa mencairkan uang tabungan mereka yang raib dibawa oleh oknum Plt Kepala Sekolah (Kepsek). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kawal Hak Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Jasa Raharja Koordinasi Cepat dengan RS dan Polisi

Kawal Hak Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Jasa Raharja Koordinasi Cepat dengan RS dan Polisi

PT Jasa Raharja menyatakan komitmen penuhnya untuk menjamin perlindungan dasar bagi seluruh korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. 
Bang Jay Bikin Heboh di Italia, Jay Idzes Sabet Man of the Match di Laga Fiorentina vs Sassuolo

Bang Jay Bikin Heboh di Italia, Jay Idzes Sabet Man of the Match di Laga Fiorentina vs Sassuolo

Kabar membanggakan datang dari Italia. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes sukses mencuri perhatian publik Serie A setelah tampil solid membela Sassuolo saat bert
Sekolah Cagar Budaya Kumuh, Dedi Mulyadi Turun Tangan Siap Rehab SD Negeri 1 Cibogo

Sekolah Cagar Budaya Kumuh, Dedi Mulyadi Turun Tangan Siap Rehab SD Negeri 1 Cibogo

​​​​​​​Dedi Mulyadi soroti SD Negeri 1 Cibogo yang kumuh. Sekolah cagar budaya 1921 ini bocor dan rusak, ia langsung janji rehab demi kenyamanan belajar siswa.
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.

Trending

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Taksi Green SM Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pemicu Tabrakan Maut KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Terjadi insiden kecelakaan maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Taksi Green SM berikan klarifikasi
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT