GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Anggota Geng Motor yang Masih Berstatus Pelajar di Tasikmalaya Nekat Lempar Mobil Patroli Polisi Hingga Kaca Pecah

Dua orang anggota geng motor yang masih pelajar bernisial RS (16) dan NF (16) diamankan petugas kepolisian dari Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota.
Sabtu, 29 Juli 2023 - 05:27 WIB
Polisi Tangkap Dua Anggota Geng Motor di Tasikmalaya yang Masih Berstatus Pelajar
Sumber :
  • Deden Ahdani
Tasikmalaya, Jawa Barat - Dua orang anggota geng motor yang masih pelajar bernisial RS (16) dan NF (16) diamankan petugas kepolisian dari Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, setelah nekat melempar mobil minibus anggota Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota, yang sedang berpatroli, Sabtu (29/7/2023) dini hari.

Akibat aksi pelemparan anggota geng motor itu, kaca bagian depan pecah dan kap mesin rusak setelah dilempar batu sebanyak empat kali. Keduanya berhasil diamankan setelah berhasil dikejar, saat sempat melarikan diri.

Danton Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Fahmi mengatakan, sebelum melempar mobil, kedua pelaku mengendarai sepeda motor secara ugal - ugalan. 
 
 
"Dua orang remaja diamankan karena telah melempar mobil. Ini mobil anggota Polres Tasikmalaya Kota yang sedang melaksanakan tugas juga. Ketika sedang patroli, tiba - tiba ada yang membawa motor secara ugal - ugalan dan kedapatan melempar batu. Ini mengakibatkan kaca depan pecah dan kap mesinnya gores - gores," kata Bripka Fahmi.
 
Hasil pemeriksaan, kedua pelaku yang diduga anggota geng motor itu mengaku melakukan aksinya karena iseng. Keduanya pun mengaku saat ini masih berstatus pelajar SMK.
 
 
"Ini diduga anggota geng motor dan masih statusnya bersekolah di SMK, usianya masih di bawah umur. Sekarang diamankan ke Polres Tasikmalaya Kota," ucap Fahmi.
 
Sementara itu, korban sekaligus anggota Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Erwin Syamsul mengatakan, kejadian itu bermula ketika ia sedang berpatroli tiba - tiba mendengar suara benturan. Saat dicek ternyata kaca depan mobilnya pecah akibat dilempar.
 
"Saya lagi patroli muter - muter, dia lewat saya juga gak tahu. Tahu - tahu ada yang bunyi, ternyata ngelempar," kata Bripka Erwin.
 
 
Erwin menjelaskan, setelah mobilnya dilempar, ia sempat mengejar kedua pelaku yang berboncengan. Kemudian, sata dalam pengejaran pelaku malah kembali melempar batu sebanyak empat kali hingga kap mesin mobilnya rusak.
 
"Saya kejar, tapi dia masih terus ngelempar sampai kena kap ada empat kali ngelempar. Saya pepet satu sampai dua kali, dia gak mau berhenti dia masih melawan, karena mungkin pengaruh dari miras," ucap Erwin.
 
Meski melarikan diri, akhirnya kedua pelaku bisa diamankan setelah tersungkur ke gorong - gorong. Satu pelaku meringis kesakitan akibat mengalami luka dan satu pelaku lain sempat kabur untuk menyembunyikan barang bukti miras jenis ciu yang dikemas ke dalam botol air mineral ukuran satu liter.
 
"Satu orang yang ngelempar berusaha untuk membuang minuman keras. Kerusakannya banyak, kaca depan pecah dan kap mesin rusak," pungkas Erwin.
 
tvonenews

Usai diperiksa, kedua pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor, batu bekas melempar dan satu botol miras diamankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota. (ddh)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT