GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepuluh Kecamatan Mengalami Krisis Air Bersih, Pemerintah Kabupaten Garut Tetapkan Masa Tanggap Bencana Kekeringan

Dari 42 kecamatan di Garut, terdapat 10 kecamatan yang terdampak serius. BPBD Garut akan fokus mengatasi ketersediaan air bersih, agar kesulitan warga teratasi.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 16:59 WIB
Desa Kertajaya salah satu lokasi terdampak krisis air bersih di Garut.
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menetapkan masa tanggap bencana kekeringan dalam 2 pekan ke depan. Masa tanggap itu dilakukan setelah banyak masyarakat yang mengeluh krisis air bersih di tempat tinggalnya. Terdapat 10 kecamatan yang dinyatakan terdampak kesulitan air bersih.

Musim kemarau panjang kali ini, banyak warga di Garut sudah sejak 4 bulan terakhir mengeluhkan sulitnya mendapatkan air. Sumur-sumur di rumah mereka sudah sangat dangkal bahkan sampai mengering.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain karena 10 kecamatan terdampak kesulitan air, pemerintah Kabupaten Garut menetapkan masa tanggap bencana kekeringan agar bantuan dan pelayanan yang diberikan kepada warga dapat lebih masif.

"Jadi 10 kecamatan, dalam rangka mengatisipasi bencana kekeringan khususnya kebutuhan air bersih masyarakat. Ada 2 kegiatan yaitu suplai air bersih dan akan membangun pipanisasi untuk penyaluran ke sambungan rumah dan bekerjasama dengan pihak Kodim dan Polres," kata Aah Anwar Saepul, Kepala Pelaksana BPBD Garut, kepada tvOnenews.com Selasa (29/8/2023).

Ia menambahkan, dari 42 kecamatan yang tersebar di Garut, terdapat 10 kecamatan yang terdampak serius krisis air bersih. Pihaknya akan fokus mengatasi ketersediaan air, agar persoalan kesulitan air bersih di warga terdampak bisa teratasi.

"Di mana sumber ini sangat dibutuhkan masyarakat, 10 kecamatan ini sudah melaporkan krisis air bersih itu sudah masif," tambahnya.

Upaya bantuan distribusi air bersih di Garut bukan hanya mengandalkan pemerintah daerah maupun PDAM. Komunitas non pemerintah pun mulai turun tangan, seperti komunitas tukang cukur asli Garut (Asgar) dan beberapa komunitas lain terus mendistribusikan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.(thh/rfi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez. 
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.

Trending

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT