GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penanganan Kebakaran TPA Sarimukti Belum Usai, Bandung Raya Darurat Sampah

Tumpukan sampah di Bandung Raya semakin hari semakin mengkhawatirkan. TPAS Sarimukti sampai saat ini masih belum beroperasi dan masih dilakukan upaya pemadaman.
Rabu, 30 Agustus 2023 - 15:03 WIB
Suasana tumpukan sampah hingga ke bahu jalan di Pertigaan Kopo Pasir Koja Kota Bandung
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Tumpukan sampah di Wilayah Bandung Raya semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti sampai saat ini masih belum beroperasi normal, upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan. Bahkan untuk percepatan pemadaman, petugas juga menerjunkan helikopter yang melepas bom air dari udara. 

Pemandangan penumpukan sampah terlihat di beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di  Kota Bandung. Bahkan tak sedikit TPS yang melebihi kapasitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu pengelola TPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat mengungkapkan TPAS darurat yang akan digunakan sementara masih belum bisa beroperasi, sebab masih menunggu istruksi lebih lanjut dari pimpinan. 

"Kalau sementara itu kita belum dibuka (TPA Darurat) karena masih menunggu rekomendasi pimpinan," kata Rikwanto saat ditemui  di TPA Sarimukti, Selasa (29/08/2023).

Ia menuturkan TPA darurat belum dapat digunakan sebab masih dalam tahap kajian. Selanjutnya pengelola masih menunggu dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. 

"Sekarang masih menunggu kepastian DLH Jabar. Sampai hari ini belum ada operasional apa-apa," kata dia.

Terkait sejumlah truk sampah yang mengantre agar dapat membuang sampah di TPA Darurat, ia mengaku tidak melarang hal tersebut. Apabila hendak menunggu maka dipersilahkan. 

"Kalau mau pulang, ya pulang saja tapi kalau mau menunggu silakan," ungkapnya.

Rikwanto mengatakan pemadaman kebakaran di TPAS masih dilakukan menggunakan helikopter dan petugas pemadam kebakaran. Total luas lahan yang mengalami kebakaran mencapai 16,5 hektar mulai dari Zona 1,2,3 dan 4.

"Kalau kondisi terkini pemadaman masih dilakukan sama heli dan nanti langsung disambung dengan pemadam damkar,"kata Rikwanto.

Ia mengatakan titik api masih ada dengan skala kecil. Namun, yang muncul saat ini yaitu asap tebal di kawasan TPA Sarimukti, Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau api memang kadang masih ada kecil-kecil, yang kelihatan cuma asap," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, penumpukan sampah di Bandung Raya disebabkan oleh kondisi TPAS Sarimukti yang tidak bisa beroperasi normal. Ia menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan membuat TPAS sementara yang lokasinya tidak jauh dari Sarimukti.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT