News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lontarkan Kata Kasar, Kadis LH Kota Tasikmalaya “Ribut” dengan Komunitas Pecinta Lingkungan

Saat komunitas pecinta lingkungan meminta klarifikasi, Kadis LH menanggapi dengan dalih ponsel serta nomornya telah hilang.
Senin, 25 September 2023 - 17:12 WIB
Saat keributan antara Kadis LH Kota Tasikmalaya dengan anggota pecinta lingkungan.
Sumber :
  • Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Keributan antara komunitas pecinta lingkungan dengan Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya terjadi usai puncak kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2023, di kawasan Objek Wisata Situ Gede, Kota Tasikmalaya, Senin (25/9/2023) pagi. Situasi memanas setelah Kadis LH mengeluarkan kata kasar dan kata binatang anj*ng kepada komunitas pecinta lingkungan.

Keributan terjadi dipicu setelah salah seorang dari komunitas pecinta lingkungan mendapat pesan whatsapp dari nomor tak dikenal yang diduga nomor Kadis LH Deni Diyana pada hari Minggu (24/9/2023) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan tersebut berisi pertanyaan bahwa komunitas pecinta lingkungan tak hadir dalam kegiatan bersih–bersih Sungai Ciwulan dalam rangkaian kegiatan WCD 2023 kemarin. 

Dalam pesan itu berisi kata – kata “Mana aing Ciwulan teh? Diajak beberesih mah areuweuh hah!” artinya,“Mana aing Ciwulan teh? Diajak bersih–bersih gak ada hah!”. Sementara itu, kata “aing” dalam bahasa sunda artinya “Saya” tetapi bernada kasar.

Saat komunitas pecinta lingkungan hendak meminta klarifikasi, bukan dijawab dengan santai, namun Kadis LH menjawabnya dengan dalih ponsel serta nomornya telah hilang, lalu ditambah dengan kata kasar.

Para anggota komunitas pecinta lingkungan itu tersulut emosi setelah kata–kata kasar keluar dari mulut Kadis LH. Meski banyak warga dan anggota TNI meredam situasi, tetapi keributan terus terjadi, karena para pecinta lingkungan merasa kurang puas dengan jawaban Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Salah seorang anggota komunitas pecinta lingkungan yang mendapat pesan Whatsapp dari Kadis LH, Harniwan Obech mengatakan, setelah mendapat pesan dari nomor tak dikenal, para pecinta lingkungan kemudian berinisiatif melakukan pelacakan dan meminta nomor kontak Kadis LH ke pejabat lain. Ternyata, kontak Kadis LH sama dengan kontak yang mengirimkan pesan ke dirinya.

“Temen-temen mempunyai inisiatif melacak nomor itu, dan mencoba meminta kontak Kadis LH ke pejabat lain, ternyata nomornya sama. Ke sini, kami meminta klarifikasi tapi jawabannya seperti itu, bahkan keluar kata anj*ng, yang memang itu kurang bagus. Yang jelas seorang pejabat itu harus bisa mengendalikan emosinya, itu saja barangkali,” kata Harniwan Obech, Senin (25/9/2023).

Harniwan menyesalkan sikap Kadis LH yang arogan dan emosi saat akan dimintai klarifikasi. Saat ini, lanjut Harniwan, pihaknya belum menerima penjelasan yang akurat. Namun, pengakuan awal ponsel Kadis LH hilang berikut nomornya.

"Belum ada penyelesaian sejauh ini, karena emosi ya. Yang jelas barusan keluar kata-kata kotor tidak mencerminkan seorang pejabat. Pengakuan awal, tadi bahwa hapenya hilang. Kalau memang hilang, cepat dong koordinasi,” ujar Harniwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Deni Diyana mengaku ponselnya hilang dan tak tahu menahu terkait pesan yang disampaikan kepada komunitas pecinta lingkungan. Ia mendapat kabar adanya pesan itu pada Senin (25/9/2023) pagi dari rekan kerjanya.

"Saya gak tahu, ponsel saya hilang. Saya juga baru tahu ada pesan itu tadi pagi, dari temen kerja pas apel pagi," kata Deni Diyana.

Deni menambahkan, dirinya akan langsung melakukan laporan kehilangan ponselnya kepada pihak kepolisian. Ia berdalih, kehilangan ponsel baru dilaporkannya kepada polisi karena kemarin-kemarin masih sibuk dengan kegiatan WCD 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan lapor hari ini ke Polsek terkait hilangnya hape. Saya sempat urus hari ini karena kemarin sibuk ngurus acara," pungkas Deni.(dai/rfi)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT