GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh! Caleg Perindo Lolos Calon Anggota KPPS, Ini Kata KPU Garut

Caleg DPRD Garut yang berasal dari Perindo lolos seleksi sebagai calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening.
Kamis, 11 Januari 2024 - 12:43 WIB
Dian Hasanudin, Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Garut
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Taufik Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Seorang calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut, Jawa Barat yang berasal dari partai Perindo lolos seleksi sebagai calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening, Garut. Kasus tersebut terungkap atas laporan seorang warga dan telah dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut. 

KPU yang menerima laporan warga tersebut kemudian langsung membatalkan proses seleksi dan pelantikan KPPS.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kronologisnya, salah satunya mengecek keterkaitan keterlibatan anggota KPPS yang terafiliasi parpol, setelah dilakukan di Sipol NIK tersebut tidak terdaftar menjadi pengurus parpol kemudian PPS menerima berkas pencalonan tersebut masuk tahapan tanggapan masyarakat. Setelah diumumkan, ada tanggapan masyarakat bahwa satu orang yang jadi calon anggota KPPS menjadi terafiliasi parpol dan seorang caleg,"kata Dian Hasanudin, bagian divisi hukum dan pengawasan KPUD Garut, Rabu (10/01/2024).


Dari hasil temuan KPU, Akik Jauhari mengakui bahwa dirinya merupakan salah satu caleg dari partai Perindo dan sudah masuk Daftar Caleg Tetap (DCT). Akik sempat mengundurkan diri dari caleg, akan tetapi di DCT tetap terbit sebagai caleg partai Perindo hingga hari ini.


"Dilakukan tanggal 1 Januari tempatnya di Desa Sukasono Kecamatan Sukawening oleh PPK dan Panwas Sukawening, akhirnya saudara Akik Jauhari tersebut mengundurkan diri dari calon anggota KPPS, kemudian PPS saat itu langsung merubah berita acara penetapan calon anggota KPPS,"tambahnya.


KPU kemudian membahas persoalan ini dan menegaskan sejak tanggal 3 Januari 2024, PPS Desa Sukasono melakukan perubahan atas penetapan calon anggota KPPS, karena memang sebelumnya Akik Jauhari lolos seleksi tahap pertama. Ia bisa lolos seleksi tahap pertama karena berkas tidak terpantau satu per satu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi pertanggal 3 Januari PPS Desa Sukasono melakukan perubahan dan penetapan calon anggota KPPS, ya awalnya sempat lolos di seleksi pertama karena tidak terdaftar di Sipol mungkin karena banyak, ini dapil 3 kemudian yang bersangkutan nyaleg di dapil 2. Mungkin karena berkas itu masuk banyak sehingga tidak terpantau satu per satu,"jelasnya.


Karena merasa sempat mengundurkan menjadi kader partai, dan mundur menjadi caleg Perindo, Akik merasa bisa menjadi anggota KPPS, apa lagi foto yang bersangkutan tak terdeteksi karena platfom media sosial yang mengunggah foto caleg tak sesuai denga foto Akik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.
Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternoda insiden provokasi oknum suporter di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Adam Alis pun mengungkap kronologi.
Imbas Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Juri, MC hingga Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus, Disebut Langgar Hukum

Imbas Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Juri, MC hingga Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus, Disebut Langgar Hukum

Selain itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga turut tercantum dalam perkara tersebut sebagai tergugat.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT